Sembelih Sembilan Hewan Kurban

  • Whatsapp
FOTO DISDUKCAPIL BERKURBAN

PALU, MERCUSUAR – Hari raya Idul Adha 1439 Hijriah, Komando Resort Militer (Korem) 132 Tadulako menyembelih sembilan ekor hewan kurban terdiri dari dua ekor sapi dan tujuh ekor kambing, Rabu (22/8/2018).

Demikian rilis yang diterima Media ini dari Kepala Penerangan Korem 132 Tadulako Mayor CPM Muhlis Lamongki, Jumat (24/8/2018).

Berita Terkait

Menurutnya, sebelum disembelih sembilan hewan kurban tersebut diserahkan secara simbolis oleh Danrem 132/Tdl Kolonel Inf Agus Subiyanto pada Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Korem 132 Tadulako dan diterima Kepala Pembinaan Mental (Kabintal) Korem 132 Tadulako Kapten Inf Mansur L.

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

“Hewan yang disembelih berasal dari berbagai pihak,” kata Kabintal usai menerima hewan kurban dari Danrem 132 Tadulako.

Sementara itu, Danrem mengatakan pemotongan hewan kurban itu merupakan suatu bentuk ibadah yang berhubungan langsung dengan sang pencipta atau Hablumin Allah.

Allah Subhanahu Wata’ala, lanjutnya, hanya menuntut keteguhan hati dan tingkat keimanan yang tinggi dari umatnya dalam menjalankan perintahnya. Sebab Allah Subhanahu Wata’ala tidak membutuhkan sesuatu apapun dari ummat manusia.

Olehnya, penekanan yang terpenting justru kepada aspek horisontal atau Hablu Minannas yang pada hakekatnya adalah untuk kebaikan ummat manusia sendiri.

Dijelaskan Danrem, ibadah kurban yang dilaksanakan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan bagi setiap mukmin untuk membangun kualitas dalam kehidupan sosial. Selain itu, sekaligus mengisyaratkan bentuk keikhlasan untuk saling  tolong menolong.

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

“Sebanyak sembilan ekor hewan yang disembelih, terdiri dari dua ekor sapi dan tujuh ekor kambing. Selanjutnya daging kurban di bagikan kepada mustahaq di sekitar Korem 132 Tadulako, yatim piatu, Warakawuri, veteran, pondok pesantren dan panti asuhan yang ada di kota Palu,” tutup Danrem. AND/*

Baca Juga