Pengurus IGI Sigi Dilantik

  • Whatsapp
index

SIGI, MERCUSUAR – Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sigi dilantik dan diambil sumpah di aula SMKN 1 Sigi di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Jumat (24/8/2018).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembukaan Workshop Satu Guru Satu Buku dan Satu Guru Mahir Penilaian Berbasir Android tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Sigi Paulina.

Berita Terkait

Wabup dalam sambutannya mengatakan IGI lahir dari keresahan akan rendahnya kompetensi guru Indonesia dan ketiadaan wadah organisasi guru yang mengurusi kompetisi guru.

Hal itu, katanya, berdasarkan fakta yang menunjukkan bahwa saat ini dari 2,7 juta lebih jumlah guru di Indonesia, hampir separuh diindikasikan kurang layak mengajar atau menjadi guru.

Pilihan Redaksi :  Bupati Sigi Curhat ke Ketua Banggar DPR RI 

“Kondisi itu sangat memprihatinkan, mengingat guru berada di garda terdepan dalam setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan bagi peserta didik,” tandas Wabup melalui rilis yang dikirim Bagian Humas Pemkab Sigi, Jumat (24/8/2018).

Lanjutnya, seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, guru bukanlah satu-satunya sumber pembelajaran di kelas. Sebab justru siswa yang menjadi pusat pembelajaran, karena peran guru lebih menjadi fasilitator dan motivator kepada siswanya.

Menjadi guru kreatif, kata Wabup, adalah suatu keharusan. Sebab guru yang harus memegang peran sebagai pemimpin perubahan. “Perubahan dari dalam dirinya sendiri terlebih dahulu. Untuk itu peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru menjadi sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Olehnya, untuk menguatkan hal-hal diatas maka ‘lahir’ undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang disahkan pada 30 Desember 2005. “Untuk itu saya harapkan dengan dilantiknya pengurus dan anggota Ikatan Guru Indonesia dapat meningkatkan kualitas guru di Kabupaten Sigi,” kata Wabup.

Pilihan Redaksi :  Bupati Sigi Curhat ke Ketua Banggar DPR RI 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi Abd Hamid Pettalolo mengatakan kegiatan Workshop Satu Guru Satu Buku dan Satu Guru Mahir Penilaian Berbasir Android diikuti oleh perwakilan guru dari seluruh sekolah se-Kabupaten Sigi. Tujuannya, meningkatkan kreatifitas dan metode pengajaran bagi guru.. AJI/*

Baca Juga