SMPN 1 Wakili Sulteng Ikuti Program Sabang Merauke

  • Whatsapp

PALU, MERCUSUAR – Kepala SMP Negeri 1 Palu, Farida Batjo mengungkapkan, tahun ini siswi SMPN 1 Palu kembali memperlihatkan prestasinya, dengan lolos mewakili Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mengikuti program Sabang Merauke, dengan sub tema “Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali”, yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Siswa yang lolos pada kegiatan tersebut atas nama Dhini Maulidya R Noch, yang saat ini duduk di kelas IX. Saat ini siswa kami telah di Jakarta, sementara mengikuti pelatihan,” kata Farida, Jumat (29/6/2018).

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  FISIP Unismuh Palu Luncurkan Sabtu CERIA

Farida mengatakan, siswa yang lolos di program tersebut, dididik bagaimana cara bertoleransi, berbudaya, dan menjadi anak yang ramah.

“Dari ribuan anak di Indonesia yang diseleksi secara online, hanya 20 anak yang lolos, salah satunya Dhini, siswa kami dari SMPN 1 Palu mewakili Sulteng menjadi Adik Sabang Merauke,” ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan program Presiden, para anak ini akan mengikuti pelatihan dan akan dibawa untuk berbaur kepada anak-anak yang kumuh.

“Siswa kami selama sebulan mengikuti program tersebut, ketika selesai nanti akan menjadi dua dari Adik Sabang Merauke,” katanya.

Farida mengaku Dhini selama mengeyam pendidikan di SMPN 1 Palu, memang suka mengikuti kegiatan di Forum Anak Kota Palu, yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Pilihan Redaksi :  Mulai Hari ini, Pembelian BBM Wajib Pakai Kupon

“Sebelumnya Dhini mendaftar secara online, kemudian mengikuti seleksi ketika di seleksi loloslah namanya dengan mengikuti 20 provinsi lainya,” ungkapnya.

Sementara Farida mengungkapkan, konsep penerapan pendidikan zaman dulu dan saat ini sangat berbeda, jika dulu siswa dinilai dari angka, jika memperoleh nilai angka 9 atau 10 dinyatakan telah pandai. Padahal konsep pendidikan saat ini tidak seperti itu, sebab jika ada siswa yang mampu mengeluarkan talentanya dan berbuat mengunakan otak kiri dan kanan itu pandai.

“Jadi prestasi ini bukan dilihat dari angka atau nilai siswa, tetapi prestasi juga bisa dilihat dari kreativitas siswa dalam mengembangkan bakatnya,” ujarnya.

Olehnya, Farida selaku Kepala SMPN 1 Palu, sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh siswanya, maka diharapkan dapat mempertahankan prestasinya.

Pilihan Redaksi :  Bentuk Hukum BUMD Kota Palu akan Direvisi

“Prestasi yang diraih oleh siswa SMPN 1 Palu, merupakan bagian dari pilar keempat dari Pendidikan Keluarga di Kota Palu,” katanya. UTM

Baca Juga