Solar Langka, Truk Sampah Kerja Ekstra

  • Whatsapp
ANTRE- Sejumlah truk pengangkut sampah yang mengantre di salah satu SPBU, untuk mengisi bahan bakar, Kamis (26/7/2017). Foto: Kiriman Muhsen

TANAMODINDI, MERCUSUAR- Beberapa hari terakhir ini stok Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis solar kembali langka di sejumlah SPBU di Kota Palu. Hal itu membuat sejumlah truk pengangkut sampah harus mengantre untuk mengis bahan bakar, parahnya antrean itu hampir memakan waktu seharian, sehingga pihak DLH, harus kerja ekstra dan memaksimalkan truk pengangkutan sampah yang masih memiliki bahan bakar.

Demikian dikatakan Pengawas Kebersihan DLH Palu, Muhsen, Kamis (26/7/2018). Dia melanjutkan, kondisi itu sudah berlangsung sekira empat hari, armada pengangkut sampah kesulitan untuk mengisi bahan bakar. “Sudah empat hari Ini kita kesulitan BBM, sementara masih banyak sampah yang harus diangkut ke TPA,” ujarnya.

Pilihan Redaksi :  BRIN dan BPS Kerjasama Riset, Kaji Pandemi COVID-19 Dari Perspektif Sosial Demografi

Dia katakan, kondisi itu tentu saja berdampak kepada sejumlah armada, salah satu armada yakni armada nomor 24 harus kerja ekstra, yang harusnya sudah selesai namun masih harus mengankut sampai malam hari ini.

“Mereka sudah kerja empat ret, dua pagi sampe siang lanjut dua lagi dari sore sampai malam. InsyahAllah armada lain kita arahkan dan kemungkinan malam ini sudah ada suplai di SPBU,” ujarnya.

Selain masalah BBM, sejumlah buruh angkut juga mengeluhkan soal jaring penahan sampah, alat kerja berupa cangkul dan sepatu yang sudah tidak bisa digunakan, sehingga Muhsen berharap agar pengadaan alat pendukung kerja dapat segera dibagikan.

“Karena banyak sudah yang patah, begitu juga sepatu, sehingga membuat beberapa pekerja menjadi korban terkena pecahan botol dan paku akibat tidak menggunakan alas kaki,” ujarnya. ABS

Baca Juga