TNI Polri Siap Amankan Idul Fitri

  • Whatsapp
PERIKSA KESIAPAN - Wakapolda Sulteng, Kombes Aris Purnomo, Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf Agus Subiyanto saat melaksanakan pemeriksaan kesiapan personel dan materiil bagi anggota yang terlibat dalam PAM Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah, Rabu (6/6/2017). FOTO: DOK KAPENREM 132/Tadulako

BESUSU BARAT, MERCUSUAR – Untuk melakukan pengamanan Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, sebanyak 173.397 personel dilibatkan dalam Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2018.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Aris Purnomo, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2018, yang dilaksanakan di lapangan Upacara Mapolda Sulteng, Rabu (6/6/2017).

Berita Terkait

Pada apel tersebut, Wakapolda Sulteng Kombes Aris Purnomo mengatakan, gelar pasukan tersebut, mengusung tema Mewujudkan Situasi yang Aman, Tertib dan Lancar di Wilayah Sulawesi Tengah. Dikatakannya, apel tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda jajaran. Selain itu, operasi tersebut, akan berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 7 sampai 24 Juni 2018, dan melibatkan sebanyak 173.397 Personel.

Pilihan Redaksi :  Program TP PKK Memerlukan Dukungan Pemda

“Dalam operasi ini, personil yang disiapkan merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemda dan stakeholder terkait, serta elemen masyarakat lainnya,” kata Wakapolda Sulteng Kombes Aris Purnomo, saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, pada kegiatan tersebut.

Dirinya menambahkan, rencana operasi itu disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017, disertai analisa potensi gangguan Kamtibmas di tahun 2018, sehingga, pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai, yakni stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Selain itu, permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, serta potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, di antaranya curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis serta tindak pidana terorisme. Di samping itu, jelas Wakapolda, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, Mako Polri serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian.

Pilihan Redaksi :  Bentuk Hukum BUMD Kota Palu akan Direvisi

“Perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata (Buddy System),” jelasnya.

Usai apel gelar pasukan, dilanjukan dengan melaksanakan pemeriksaan kesiapan personel dan materiil bagi anggota yang terlibat dalam PAM Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah. AND/*

Baca Juga