TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Brawijaya (UB) memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah melalui perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) serta penjajakan kerja sama Program UB PRESTIGE (Partnership & Reputation Engagement to Strengthen Global Eminence).
Pertemuan kedua perguruan tinggi berlangsung di Ruang Rapat Rektor Untad, Selasa (22/9/2026). Mewakili Rektor Untad, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., menyambut Wakil Rektor UB Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., bersama delegasi.
Imam mengatakan penguatan jejaring akademik menjadi bagian dari strategi UB dalam meningkatkan reputasi dan publikasi internasional. Ia menyebut posisi UB dalam pemeringkatan universitas dunia saat ini berada di kisaran peringkat 516, meningkat dari lebih dari peringkat 1.000 sekitar lima tahun sebelumnya.
Dari sisi publikasi, UB mencatat sekitar 2.300 publikasi terindeks Scopus sepanjang 2025. Menurut Imam, capaian tersebut antara lain didukung kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi.
UB juga menawarkan sejumlah skema kerja sama kepada Untad, di antaranya visiting lecturer dalam negeri yang melibatkan dosen dan guru besar perguruan tinggi mitra. Skema tersebut disertai dukungan pendanaan untuk membantu publikasi hasil kolaborasi.
Selain itu, UB membuka peluang melalui program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) yang memungkinkan dosen dari institusi berbeda mengembangkan riset bersama.
Perpanjangan MoU kemudian ditandatangani kedua perguruan tinggi. Dari pihak Untad, penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof. Dr. M. Rusydi H., M.Si., mewakili Rektor Untad, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik. Dari pihak UB, penandatanganan dilakukan Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P.
Kerja sama tersebut diharapkan memperluas kolaborasi Untad dan UB dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta publikasi ilmiah.
Penjajakan Program UB PRESTIGE juga diarahkan untuk memperkuat jejaring akademik dan mendukung peningkatan reputasi kedua perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. */JEF






