PALU, MERCUSUAR — Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan saling menguatkan, khususnya terhadap saudara-saudara penyandang disabilitas, sebagai bagian dari upaya membangun kota yang inklusif dan berkeadaban.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Palu, saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Solidaritas Difabel Berkarya Sulawesi Tengah melalui Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu, Minggu (25/1/2026), di Jalan Jati Nomor 66, Kecamatan Tatanga.
Menurut wali kota, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum untuk menumbuhkan keterbukaan hati dan empati antar sesama.
“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk membangun kepekaan dan kepedulian. Allah SWT tidak menilai manusia dari fisiknya, melainkan dari hati dan niatnya. Karena itu, kita perlu saling mengingatkan dan saling menguatkan,” ujar wali kota.
Ia menambahkan, penyandang disabilitas memiliki potensi dan kelebihan masing-masing yang patut diapresiasi. Pemerintah dan masyarakat, kata dia, memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan ruang yang ramah dan setara bagi semua.
Wali Kota Palu juga menyampaikan, Pemerintah Kota Palu terus mendorong kebijakan yang mendukung inklusivitas. Sejak awal Januari 2026, Pemkot Palu telah menyediakan layanan penerjemah bahasa isyarat dalam sejumlah kegiatan resmi, agar informasi dan pesan pembangunan dapat diakses oleh seluruh warga.
“Kami berharap langkah-langkah kecil ini dapat memperkuat kebersamaan dan memastikan pembangunan Kota Palu dirasakan secara adil oleh semua,” tutup wali kota.
Kegiatan yang mengusung tema “Cahaya Kesetaraan dari Langit Isra Mi’raj” ini turut dirangkaikan dengan penyerahan 60 paket sembako kepada penyandang disabilitas oleh BAZNAS Kota Palu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Palu, didampingi Ketua BAZNAS Kota Palu Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM, Camat Tatanga Yusuf, Ketua MUI Kota Palu Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I.
Pembina Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Wijaya Chandra, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan dan program pembinaan yang dijalankan Rumah Merah Putih.
“Kami bersyukur atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan. Anak-anak di Rumah Merah Putih memiliki semangat belajar yang tinggi. Dukungan pemerintah dan para mitra menjadi penguat bagi kami untuk terus bergerak,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, Rumah Merah Putih Difabel Berkarya dihuni oleh penyandang disabilitas dari berbagai latar belakang agama, sehingga menjadi ruang pembelajaran nilai toleransi dan kerukunan. Ke depan, pihaknya berencana menggelar kegiatan bakti sosial bagi penyandang disabilitas, termasuk penyaluran obat-obatan dan sembako.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palu, Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kelompok rentan di Kota Palu.
“Ini merupakan kali kedua kami menyalurkan bantuan kepada Rumah Merah Putih Difabel Berkarya. Dengan dukungan Pemerintah Kota Palu, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ketua MUI Kota Palu, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag. JEF






