LERE, MERCUSUAR – Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin berziarah ke makam pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim AlJufri atau Guru Tua di Jalan SIS Aljufri, Palu, Kamis (6/1/2022). Sebelum ke makam, Wapres juga meninjau hunian Tetap (Huntap) di wilayah Kelurahan Tondo.
Rombongan Wapres tiba di makam Guru Tua sekira pukul 16.00 wita. Wapres berziarah dan berdoa di makam Guru Tua. Kedatangannya di Alkhairaat juga disambut baik oleh Habib Ali Bin Muhammad Aljufri dan para pengurus Alkhairaat.
Selain ziarah makam, Wapres Ma’aruf Amin juga bersilaturahmi dengan para pengurus Alkhairaat dan membahas berbagai persoalan pendidikan di Alkhairaat.
“Wapres juga menanyakan terkait bagaimana dunia pesantren disini, karena Alkhairaat ini cukup besar dan luas. Beliau juga menyinggung bagaimana perkembangan pendidikan agama di Alkhairaat,”ungkap Staf Majelis Alkhairaat, Reza Ansar.
Pihak Alkhairaat juga berterima kasih atas kunjungan Wapres Ma’aruf Amin di Alkhiaraat. Meraka berharap apa yang menjadi pembahasan bisa segera direalisasikan.
Menurut Reza, dalam rapat terbatas dengan Wapres, juga disinggung soal penetapan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional yang masih dalam proses. Juga rencana pengurus Alkhairaat membangun menara atau monumen sejarah tentang perjalan Habis Idrus atau Guru Tua.
“Kami sampaikan ke Wapres tentang desain bangunan Alkhairaat dan master plan pembangunan monumen sejarah perjalan Guru Tua. Rencanaya akan dibangun setinggi 30 meter. Angka 30 sama dengan tahun berdirinya Alkhairat di Palu yakni tahun 1930 M,”kata Reza. IKI