Jasa Raharja Jadikan Harkitnas 2026 Momentum Penguatan Pelayanan yang Adaptif dan Responsif

JAKARTA, MERCUSUAR – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimaknai PT Jasa Raharja, sebagai penguatan semangat transformasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin saat upacara Harkitnas, di Jakarta, Rabu (20/5/2026) mengatakan, melalui pemanfaatan teknologi digital, pihaknya terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas.

“Tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ Harkitnas tahun ini menegaskan pentingnya menjaga kualitas generasi bangsa melalui pembangunan yang berorientasi pada keselamatan, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik yang responsif. Semangat tersebut selaras dengan komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi bagi masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas,” tutur Awaluddin.

Menurutnya, kebangkitan nasional saat ini tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi juga kemampuan bangsa dalam beradaptasi menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan gotong royong.

“Di era transformasi digital saat ini, kecepatan, kemudahan akses layanan, dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan perlindungan yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Awaluddin menyampaikan, transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan adaptif sebagai wujud kehadiran negara. Selain memperkuat integrasi layanan dengan berbagai pemangku kepentingan, Jasa Raharja terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi JRku yang memudahkan masyarakat mengakses informasi, layanan, dan berbagai kebutuhan administrasi secara cepat, mudah, dan transparan.

Di saat yang sama, lanjut Awaluddin, Jasa Raharja juga berpartisipasi aktif dalam meningkatkan keselamatan transportasi melalui edukasi, kampanye keselamatan, serta kolaborasi dengan berbagai instansi dan komunitas terkait guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman.

“Negara harus hadir melalui pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan mampu memberikan kepastian bagi masyarakat,” kata Awaluddin.

Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, Jasa Raharja, kata Awaluddin, juga terus memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keselamatan lalu lintas bukan sekadar isu transportasi, tetapi bagian dari upaya menjaga kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

Dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026, ia menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem keselamatan yang lebih kuat di Indonesia. */IEA

Pos terkait