Basket 3×3 Mulai Menjamur, Sulteng Perlu Perbanyak Pelatih

Salah satu moment pertandinan Basket 3x3 yang digelar di GBK Palu. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

PALU, MERCUSUAR—Perkembangan basket 3×3 atau Three X Three di Sulawesi Tengah dinilai menunjukkan tren positif. Olahraga yang menjadi salah satu disiplin dalam cabang olahraga bola basket itu kini mulai berkembang hingga ke sejumlah kabupaten.

Oleh karena itu, untuk memperkuat pengembangan SDM, Pengprov Perbasi Sulteng  merekomendasikan dua pelatih mengikuti pelatihan pelatih internasional di Batam, yakni Rohyana dan Farid Akbar. Keduanya telah mengikuti pelatihan pelatih internasional di Batam  selama lima hari dan mendapatkan penilaian excellent dari penyelenggara.

Menurut Rohyana, kegiatan pelatihan sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sosialisasi dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya pelatih, seiring semakin banyaknya daerah yang mulai mengembangkan basket 3×3.

“Ini karena 3×3 sudah mulai menjamur ke kabupaten-kabupaten dan sudah mulai merebak. Kita harus sosialisasikan dan diprogramkan pengembangan SDM, baik dari KONI maupun dari Pemprov,” ujar Rohyana di sela-sela kejuaraan Basket 3×3 antarinstansi se Sulawesi Tengah, Minggu (9/8/2026).

Ia menilai, prospek basket 3×3 di Sulteng cukup besar. Indikatornya dapat dilihat dari perkembangan prestasi pada ajang PON sebelumnya, ketika nomor 3×3 menjadi salah satu nomor yang mendapat perhatian dalam pembinaan basket. CLG

Pos terkait