PALU, MERCUSUAR– Kabar membanggakan datang dari jajaran perwasitan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah. Dua wasit asal Sulteng dinyatakan lolos seleksi untuk bertugas pada kompetisi nasional musim 2026/2027, meliputi Liga Nusantara, Liga 4, dan Piala Soeratin.
Dua wasit yang berhasil lolos yakni Udin Rifai dari Askab PSSI Donggala dan Fardianto Lumula dari Askab PSSI Tojo Una-Una. Sementara satu wakil lainnya, Arfandi Abdullah dari Askab PSSI Banggai, belum berhasil melewati tahapan seleksi.
Ketiga wasit tersebut sebelumnya mengikuti C1-C 2026/2027 Preparatory Course yang digelar Departemen Perwasitan PSSI pada 24–27 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pengembangan wasit untuk menghadapi kompetisi PSSI musim 2026/2027.
Menurut Udin Rifai, total wasit yang mengikuti seleksi mencapai 165 orang. Dari jumlah itu, 13 orang dinyatakan tidak lolos, sementara sebagian peserta yang dipanggil tidak hadir mengikuti seleksi.
“Pelaksanaan fitness test dilaksanakan di Stadion Pakansari, Bogor,” ujar Udin Rifai.
Selain wasit utama, PSSI juga menggelar penyegaran bagi asisten wasit pada 28–31 Juli 2026. Asprov PSSI Sulawesi Tengah mengirim lima asisten wasit, yakni Thamrin Basri dan Firdaus Umar dari Askab Morowali, Rafli Abiwa dari Askab Banggai, Akbar Setiawan dari Askab Sigi, serta Ainun Fadillah dari Askab Donggala. Sebanyak 235 asisten wasit dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.
Udin Rifai mengungkapkan, sebelum mengikuti penyegaran, dirinya telah dipercaya memimpin sejumlah pertandingan kompetisi nasional. Tugas terakhirnya adalah memimpin laga 32 besar Liga 4 antara Persid Jember melawan Pasuruan United. Sebelumnya, ia juga bertugas pada Piala Soeratin U-17, Elite Pro Academy Liga 1, dan Liga Nusantara.
Keberhasilan dua wasit asal Sulawesi Tengah lolos seleksi menjadi bukti meningkatnya kualitas sumber daya perwasitan di daerah dan diharapkan dapat terus mengharumkan nama Sulteng pada kompetisi sepak bola nasional. CLG






