F1 Ajang Seleksi Atlet Menuju Piala Presiden

bulutangkis-49002449

PALU, MERCUSUAR – Ketua Umum  Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad  meresemikan  kejuaraan Bulutangkis Fadil Imran (F1), yang dilaksanakan di GOR Central Sport, Kamis (14/07/2022) pagi.

Kejuaraan F1 yang akan berlangsung pada tanggal 14-17 Juli 2022 ini  diinisiasi dan didukung oleh Fadil Imran selaku Sekretaris Jenderal PP PBSI. Hal ini, kata Gufran Ahmad sebagai bentuk apreasi, kepedulian,  terhadap bulutangkis dan menggairahkan semangat para atlet yang ada di daerah  Sulawesi Tengah.

Sebanyak 147 atlet se-Sulawesi Tengah tampil di ajang ini dengan mempertandingkan 5 kelompok di antaranya Usia Dini, Anak-anak, Pemula, Remaja dan Taruna.

Sekaitan hal itu, Ketua Umum PBSI Sulteng, Gufran Ahmad mengatakan, kejuaraan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara PB dan pengurus PBSI Kota dan Kabupaten serta para atlet yang akan ikut bertanding.

Gufran berharap kejuaraan ini sebagai spirit untuk kemajuan Bulutangkis di Sulawesi Tengah, sehingga bisa mencetak atlet-atlet muda yang berprestasi dan membawa nama Sulawesi Tengah di kancah nasional maupun internasional” ungkapnya.

Selain pertandingan kelompok umur yang dipertandingkan, Panitia F1 Juga menggelar kategori  Eksekutif pejabat dan tokoh masyarakat atau berumur 90+, ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada para pencinta bulutangkis di Sulawesi Tengah.

“Sebagai ketua umum PBSI Sulteng, saya  memberikan apresiasi kepada Fadel Imran selaku Sekjen PB PBSI yang telah mensupport dan punya kepedulian terhadap Bulutangkis di Sulteng. Mudah-mudahan ke depan apa pun jenis kejuaraannya, adalah  untuk meningkatkan dan menumbuhkan semangat Bulutangkis yang akan dicapai di Sulteng.

Kejuaraan Fadel Imran Cup ini juga sebagai  selaksi  untuk kejuaraan Piala Presiden. Pengprov mengupayakan merekomendasikan ikut dan harapan saya tingkatkan terus latihan . Saya berharap akan ada catatan sejarah yang lahir dari Piala Presiden minimal dapat medali  satu saja dan itu akan menjadi catatan sejarah.

Di kejuaraan ini saya berharap mendapatkan proses secara alamiah ,tidak ada hasil permainan yang diatur dan memang pemenang adalah murni karena kecerdasan dan kelebihan atlet itu sendiri.

Ke depan pengkot dan pengkab saya harapkan menggelar kejuaraan untuk memfasilitasi para atlet yang sudah berlatih,” tutupnya.

Pos terkait