Fathur Razaq Minta Dukungan Penuh KONI Daerah di PORPROV X

PALU, MERCUSUAR– Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah, Fathur Razaq menginstruksikan seluruh KONI kabupaten/kota untuk mengoptimalkan keikutsertaan atlet pada cabang olahraga (cabor) unggulan yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) X Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali.

Fathur memgatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi KONI Sulteng untuk mewujudkan target masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

KONI Sulteng telah menetapkan 20 cabang olahraga unggulan sebagai prioritas pembinaan prestasi daerah. Artinya seluruh KONI kabupaten/kota memberikan dukungan dan komitmen agar atlet pada cabang-cabang tersebut dapat mengikuti PORPROV X secara optimal,” ujar Fathur kepada Mercusuar belum lama ini.

“Keikutsertaan atlet di PORPROV ini kita harapkan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, pemetaan potensi, hingga seleksi atlet menuju Pra PON dan PON XXIII 2028,” tambahnya.

Selain itu, bagi cabang olahraga unggulan yang belum dipertandingkan pada PORPROV X, Fathur tetap meminta agar pembinaan terus dilakukan secara berkelanjutan bersama pengurus cabang olahraga masing-masing sehingga proses peningkatan prestasi tidak terhenti.

Sebagai acuan, KONI Sulteng menetapkan 20 cabang olahraga unggulan. Sebanyak 18 cabang olahraga diprioritaskan untuk keikutsertaan di PORPROV X, yakni panjat tebing (FPTI), bola voli (PBVSI), biliar (POBSI), akuatik, gateball (PERGATSI), karate (FORKI), tinju (PERTINA), taekwondo (PSTI), tenis meja (PTMSI), balap motor (IMI), atletik (PASI), panahan (PERPANI), aerosport (FASI), canoe federation (ICF), triathlon (TI), menembak (PERBAKIN), selam (FAPI), dan pencak silat (IPSI).

Sementara itu, IKASI (sepatu roda) dan MI Sulawesi Tengah belum dipertandingkan pada PORPROV X 2026, namun tetap menjadi cabang olahraga unggulan yang diarahkan untuk terus menjalankan pembinaan secara berkesinambungan. CLG

Pos terkait