FORKI Sulteng Matangkan Rencana Latihan Bersama Antarperguruan

Suasana rapat persiapan Latihan Bersama Antarperguruan Karate se Sulawesi Tengah. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

PALU, MERCUSUAR – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan perguruan karate se-Sulteng, Rabu (21/1/2026). Rapat yang berlangsung di salah satu kafe di Kota Palu tersebut dihadiri jajaran pengurus FORKI Sulteng dan perwakilan perguruan Karate-Do se Sulteng.
Rapat koordinasi membahas rencana pelaksanaan latihan bersama sebagai upaya mempererat silaturahmi, keakraban, dan kebersamaan antarperguruan karate yang tergabung dalam FORKI Sulteng. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet karate di Sulawesi Tengah.
Wakil Ketua I FORKI Sulteng, Mayor CPM Maryoto, mengatakan latihan bersama merupakan agenda yang telah lama direncanakan dan menjadi kebutuhan mendasar organisasi.
“Ini agenda yang sudah lama direncanakan. Minimal kita bisa bersilaturahmi. Jangan sampai antarperguruan tidak saling mengenal,” ujarnya.
Maryoto menegaskan karate merupakan salah satu cabang olahraga unggulan di Sulawesi Tengah dengan basis atlet dan perguruan yang cukup besar. Karena itu, FORKI Sulteng ingin menunjukkan eksistensi dan perkembangan karate kepada masyarakat luas.
“Karate ini olahraga unggulan. Kita ingin menunjukkan bahwa karate di Sulteng itu banyak dan berkembang, sehingga masyarakat tahu inilah karate,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Maryoto juga mengingatkan setiap perguruan untuk menyiapkan dan menata basis data atlet secara tertib serta berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.
Rencana latihan bersama dijadwalkan akan digelar di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, dengan melibatkan seluruh perguruan anggota FORKI Sulteng.
Sementara itu, Sekretaris FORKI Sulteng, Sudiyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan KONI Sulawesi Tengah terkait program pembinaan ke depan. FORKI Sulteng akan menyiapkan atlet unggulan berdasarkan capaian prestasi.
“Nantinya akan diterapkan sistem promosi dan degradasi. Semua atlet harus siap dan bersaing secara sehat,” ujar Sudiyono.
Melalui program latihan bersama dan sistem pembinaan yang terstruktur, FORKI Sulteng berharap prestasi karate Sulawesi Tengah terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional. CLG

Pos terkait