Galara Utama Juara Bank Sampah Navoe Taipa Cup U13 2026

Selebrasi anak-anak Galara Utama U13 di podium juara Bank Sampah Novea Taipa Cup U13 . FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

PALU, MERCUSUAR – SSB Galara Utama U13 keluar sebagai juara Bank Sampah Navoe Taipa Cup I U13 2026 setelah mengalahkan SSB Kaili Putra Pengawu U13 melalui adu tendangan penalti dengan skor 4-2 pada partai final, Minggu (19/10/2026).

Turnamen yang berlangsung sejak 6 September 2026 tersebut ditutup di Lapangan PS Malino FC Taipa, lingkungan RW 4 RT 2 Taipa Ginggiri, Kota Palu.

SSB Kaili Putra Pengawu harus puas menempati posisi kedua, sedangkan peringkat ketiga diraih SSB Malino Taipa U13 dan posisi keempat ditempati SSB Sinar Baiya U13.

Bank Sampah Navoe Taipa Cup I U13 diikuti 17 tim dengan kategori pemain kelahiran 2013 atau kelompok usia 13 tahun. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam suasana kompetisi.

Ketua panitia, Hanis, mengatakan turnamen tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembinaan sepak bola usia dini, khususnya dalam mendorong lahirnya pemain-pemain muda berprestasi di Kota Palu.

Menurutnya, kompetisi usia muda perlu terus digelar agar para pemain memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, serta memperoleh pengalaman menghadapi tim-tim lain.

Ia berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan sehingga pembinaan sepak bola tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah sepak bola (SSB), tetapi juga didukung melalui kompetisi yang terarah dan berkesinambungan.

Sementara itu, Bendahara panitia, Sabta Hidayat, menjelaskan dukungan Bank Sampah Navoe terhadap turnamen ini tidak terlepas dari keterlibatan pengurus Malino yang juga merupakan pemilik Bank Sampah Navoe.

“Bank Sampah Navoe mendukung kegiatan ini karena pengurus Malino merupakan pemilik Bank Sampah Navoe. Ini juga menjadi bagian dari upaya menuju Palu Bersih,” jelas Sabta.

Selain menjadi ajang kompetisi sepak bola usia dini, penyelenggaraan turnamen ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui dukungan terhadap gerakan pengelolaan sampah di Kota Palu. CLG

Pos terkait