PALU, MERCUSUAR – Kepengurusan baru Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Sulawesi Tengah diharapkan mampu memperjuangkan cabang olahraga angkat berat agar dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng di Kabupaten Morowali meskipun masih tahap eksibisi.
Pelatih PABERSI Sulteng, Mustamin, mengatakan salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah memenuhi persyaratan agar angkat berat bisa dipertandingkan terlebih dahulu sebagai cabang eksibisi.
Menurutnya, ketersediaan atlet di sejumlah kabupaten dan kota sebenarnya bukan menjadi persoalan utama. Namun, pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Prioritasnya adalah membenahi kepengurusan terlebih dahulu, terutama memenuhi persyaratan pembentukan Pengkab/Pengkot. Setelah itu, kita mengupayakan agar angkat berat bisa dipertandingkan sebagai cabang eksibisi pada Porprov,” ujarnya.
Mustamin menjelaskan, persyaratan pelaksanaan eksibisi mengharuskan keterwakilan minimal setengah dari jumlah kabupaten/kota ditambah satu daerah. Sementara itu, kepengurusan angkat berat di tingkat kabupaten/kota yang telah terbentuk masih terbatas.
Sejumlah daerah yang disebut telah memiliki kepengurusan di antaranya Morowali, Tojo Una-Una, Kota Palu, dan Banggai. Karena itu, pembentukan kepengurusan di daerah lain perlu didorong agar persyaratan penyelenggaraan eksibisi dapat terpenuhi.
Ia berharap kepengurusan baru PABERSI Sulteng dapat menjadikan persoalan tersebut sebagai prioritas sehingga angkat berat memiliki kesempatan tampil pada Porprov Morowali.






