PALU, MERCUSUAR– Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas perangkat pertandingan bulutangkis di daerah. Salah satunya dengan memberikan dukungan kepada wasit Sulteng untuk menapaki jenjang perwasitan nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan PBSI Sulteng kepada Adhitya Pertiwi yang mendapat kesempatan mengikuti Pelatihan Wasit Nasional Lisensi A yang digelar Pengurus Pusat (PP) PBSI di Surabaya, Jawa Timur.
Pelatihan yang berlangsung pada 22-27 September 2026 tersebut digelar bersamaan dengan Kejuaraan POLYTRON Surabaya International Challenge. Selain mengikuti materi pelatihan, Adhitya juga mendapat pengalaman langsung dalam atmosfer pertandingan bulutangkis tingkat nasional.
Menurut Gufran, peningkatan prestasi bulutangkis tidak cukup hanya melalui pembinaan atlet. Kualitas perangkat pertandingan, termasuk wasit, juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bulutangkis yang profesional.
“Keikutsertaan wasit asal Sulawesi Tengah dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pengalaman untuk bisa berjenjang lebih tinggi. Tidak hanya sampai tingkat nasional, tetapi ke depan tentu ada peluang untuk bisa mencapai tingkat internasional,” ujar Gufran dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan, PBSI Sulteng akan terus memberikan ruang dan dukungan kepada perangkat pertandingan daerah yang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan maupun bertugas pada kejuaraan di tingkat nasional.
Gufran berharap kesempatan yang diperoleh Adhitya Pertiwi dapat menjadi langkah awal untuk membuka lebih banyak peluang bagi wasit Sulteng lainnya.
“Harapan kami, pengalaman ini bisa terus dikembangkan sehingga semakin banyak wasit Sulawesi Tengah yang mampu menembus jenjang nasional dan nantinya bisa sampai ke level internasional,” katanya.
Dukungan PBSI Sulteng terhadap Adhitya juga dituangkan melalui surat rekomendasi resmi untuk mengikuti Pelatihan Wasit Nasional Lisensi A yang diselenggarakan PP PBSI. CLG






