Kalah di Laga Perdana Piala Soeratin Nasional, Coach Ken Soroti Adaptasi dan Keputusan Wasit

MERCUSUAR – Kekalahan Labuan Beru FC U17 pada laga perdana Grup B Babak 8 Besar Nasional Piala Soeratin U17 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi bahan evaluasi serius bagi pelatih kepala, Coach Ken.

Labuan Beru harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3. Satu-satunya gol Labuan Beru dalam pertandingan tersebut dicetak Alfitra.

Coach Ken mengakui, salah satu faktor yang memengaruhi performa anak asuhnya adalah belum maksimalnya adaptasi terhadap kondisi lapangan dan lingkungan alam di IKN. Menurutnya, perbedaan kondisi alam dari Palu hingga Manado, sebelum berlaga di IKN, turut memengaruhi kesiapan tim.

Selain faktor adaptasi, Coach Ken juga menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan Labuan Beru.
“Secara hasil saya tidak komentari. Tapi beberapa keputusan wasit sangat merugikan kami. Seharusnya ada dua pelanggaran yang layak mendapat penalti, tetapi dibiarkan begitu saja. Faktanya, wasit dan asistennya juga tidak kompak dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Dari sisi permainan, Coach Ken menilai anak asuhnya sempat mampu mengendalikan pertandingan pada 15 menit awal. Labuan Beru berhasil menguasai ritme permainan dan menciptakan sejumlah serangan serta peluang.

Namun, setelah periode tersebut, lawan mampu mengambil alih kendali permainan. Dari aspek penguasaan bola hingga penerapan tekanan tinggi (high pressing), Coach Ken mengakui lawannya tampil lebih baik.

“Menit pertama sampai 15 kita kuasai ritme permainan sehingga tercipta serangan dan peluang. Setelah itu lawan yang berbalik menguasai. Dari posisi penguasaan bola dan high pressing, lawan memang lebih baik,” katanya.

Meski kecewa dengan hasil pertandingan perdana, Coach Ken menegaskan kekalahan tersebut tidak akan mematahkan semangat timnya. Labuan Beru kini harus segera berbenah untuk menghadapi Bomber FC pada laga kedua.

Pertandingan tersebut menjadi sangat krusial bagi Labuan Beru. Kemenangan menjadi target wajib demi menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya di Babak 8 Besar Nasional Piala Soeratin U17 2026.

Sebagai pelatih kepala sekaligus bagian dari ofisial tim, Coach Ken juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang diraih pada pertandingan pertama. Ia menyadari hasil tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya bersama jajaran ofisial.

Namun, ia memastikan kekecewaan itu tidak akan mengurangi motivasi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Labuan Beru dituntut segera bangkit dan menunjukkan respons positif demi menjaga asa Sulawesi Tengah di panggung nasional. CLG

Pos terkait