PALU, MERCUSUAR – Nama Desa Taende, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, mulai diperkenalkan melalui prestasi sepak bola usia dini. SSB Merpati Junior Taende berhasil keluar sebagai juara pada turnamen Grassroots Indonesia Region Sulawesi Tengah yang memperebutkan Piala Mal Production di Kota Palu.
Merpati Junior Taende mencuri perhatian setelah tampil sebagai kampiun di kelompok usia 11 tahun. Tim yang berada di bawah naungan Pemerintah Desa (Pemdes) Taende itu menaklukkan Akademi Persipal Junior (APJ) melalui adu tendangan untuk memastikan gelar juara.
Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan bagi klub yang baru berdiri pada Maret 2026. Dalam waktu yang relatif singkat, Merpati Junior Taende mampu menunjukkan daya saing di tengah persaingan tim-tim sepak bola usia dini di Kota Palu dan sekitarnya.
Di balik keberhasilan itu, terdapat keinginan untuk membawa nama Desa Taende lebih dikenal melalui sepak bola. Manajer tim, Fian Pataro, mengatakan keikutsertaan Merpati Junior dalam turnamen di Kota Palu bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan identitas klub dan daerah asalnya.
Fian mengakui, komposisi pemain Merpati Junior belum seluruhnya berasal dari Desa Taende. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk membangun tim yang membawa nama desa di berbagai kompetisi.
“Memang tidak semua pemain dalam skuad ini berasal dari Desa Taende. Tetapi, keinginan saya adalah bagaimana nama Merpati Junior Taende bisa dikenal di Kota Palu. Kami ingin membawa nama desa agar semakin dikenal melalui sepak bola,” ujar Fian Pataro.
Menurutnya, prestasi di Kota Palu menjadi langkah awal bagi Merpati Junior untuk terus berkembang dan membangun eksistensi sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini.
Dukungan Pemdes Taende sebagai pemilik klub juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sepak bola di tingkat desa. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Taende untuk semakin mencintai sepak bola sekaligus membuka ruang bagi lahirnya pemain-pemain muda potensial dari Morowali Utara.
Bagi Merpati Junior Taende, gelar juara di Kota Palu bukan sekadar pencapaian di lapangan. Lebih dari itu, trofi tersebut menjadi awal perjalanan untuk memperkenalkan nama Taende melalui prestasi sepak bola usia dini.






