SIGI, MERCUSUAR – Lambara Tawaeli U17 menutup kiprahnya di fase grup Piala Peduli Sigi U17 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Amor Rarampadende U17 di Lapangan Merah Putih, Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Kamis (22/10/2026).
Namun, kemenangan tersebut belum cukup mengantarkan Lambara Tawaeli ke babak delapan besar. Mereka harus tersingkir setelah kalah selisih gol dari Kilat Balane U17 yang memastikan diri sebagai runner-up grup.
Matchcom turnamen, Irfan Yundi, menjelaskan, persaingan kedua tim untuk memperebutkan tiket ke babak delapan besar berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir.
Kilat Balane memiliki keunggulan produktivitas gol setelah menang 6-2 atas Amor Rarampadende. Sementara itu, Lambara hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas lawan yang sama.
“Meski Lambara menang, tetap tidak lolos karena kalah selisih gol dari Kilat Balane,” terang Irfan Yundi.
Pada pertandingan lainnya, Lambara Tawaeli kalah 0-3 dari Halilintar Bobo U17, sedangkan Kilat Balane menyerah 0-1 dari tim yang sama. Sementara pertemuan langsung antara Lambara dan Kilat Balane berakhir imbang tanpa gol.
Hasil tersebut menempatkan Halilintar Bobo sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin. Kilat Balane menempati posisi runner-up dengan empat poin, unggul selisih gol atas Lambara Tawaeli yang juga mengoleksi empat poin.
Gol tunggal kemenangan Lambara Tawaeli atas Amor Rarampadende dicetak Ahlul pada menit ke-10. Meski berhasil mengamankan tiga poin, hasil itu tak cukup untuk membawa Lambara melanjutkan perjuangan ke babak delapan besar. CLG






