Wasit Futsal Wanita Bicara RA Kartini

  • Whatsapp

Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/mercusua/public_html/assets/themes/bloggingpro-child/template-parts/content-single.php on line 81

PALU, MERCUSUAR – Sosok RA Kartini selalu tak lepas jadi topik pembicaraan seputar emansipasi wanita. Upaya RA Kartini dalam memperjuangkan hak wanita untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya serta diberikan kesempatan yang sama untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki agar tidak direndahkan derajatnya menjadikan Kartini dikenal sebagai tokoh penggerak emansipasi wanita

RA Kartini merupakan sosok pahlawan wanita yang takkan pernah terlupakan oleh kita semua. Kartini adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang melihat bahwa kesetaraan pria dan wanita itu sama.

Kesetaraan dan Emansipasilah yang membuat Sanita dan Anggi Yuliana Putri, dua calon wasit Sulawesi Tengah yang saat ini berjuang mendapatkan lisensi wasit Futsal level III sebagai pondasi awal mereka berkarir di dunia perwasitan.

Kursus wasit Futsal Level II dan III yang saat ini sedang berlangsung di Palu menjadi momentum bagi keduanya untuk berkarir di cabang olahraga yang lebih di dominasi pria.

Anggi Yuliana Putri menyebut perjuangan RA Kartini di masa lalu punya pengaruh terhadap profesi wanita saat ini yang telah banyak berkarir dalam profesi yang digeluti pria.

“Dengan melakukan hal yang sederhana dan membawa kebaikan dan manfaat bagi lingkungan sekitar sudah merupakan bentuk emansipasi, artinya menjadi wasit Futsal wanita itu sudah membawa manfaat bagi orang banyak,” ujar Anggi di sela-sela kegiatan kursus wasit.

Makna sebenarnya dari emansipasi wanita yaitu tentang bagaimana wanita dapat berkembang dan maju dari waktu ke waktu tanpa menghilangkan jati dirinya.

Baca Juga