Sabar Juga Unggul di Parmout

  • Whatsapp

PARIGI, MERCUSUAR – Pasangan nomor urut 1 Samsurizal Tombolotutu –  Badrun Nggai (Sabar) unggul sementara dalam hitung cepat Pilkada Parigi Moutong (Parmout), Rabu (27/6/2018).

Data dihimpun Mercusuar dari sumber akurat malam tadi  menyebutkan Sabar mendominasi perolehan suara. Pasangan Petahana unggul di 15 kecamatan, yakni  Ampibabo, Lambunu, Kasimbar, Mepanga, Moutong, Ongka Malino, Palasa, Parigi Selatan, Sausu, Sidoan, Siniu, Tinombo,Tinombo Selatan, Tomini,  dan Torue dengan akumulasi 46,1 persen suara.

Berita Terkait

Pesaing terdekatnya adalah pasangan nomo urut 3 Amrullah Almahdaly-Jufni Bungkudapu (Amin) dengan 33,4 persen suara.  Pasangan ini unggul di enam kecamatan, yakni Bolano, Parigi, Parigi Barat, Parigi Tengah, Parigi Utara, dan Toribulu.  Menyusul setelah itu pasangan nomor urut 2  Erwin Burase-Rahmawati M Nur (Era Baru) dengan 20,4 persen suara. Andalan PKB dan Golkar ini   terpantau unggul di satu kecamatan, yakni Taopa.

Pilihan Redaksi :  Reses Anggota DPRD Sulteng, Warga Parmout Minta Perbaikan Irigasi

Data Mercusuar ini tidak berbeda jauh dengan data Tim Sabar.  Perhitungan sementara pada sekretariat pemenangan Sabar di Kelurahan Kampal sampai pukul 20.30 Wita, menurut Nico Rantum,    Sabar unggul di   Mautong, Bolano,Taopa, Ongka Malino, Mepanga, Tomini, Palasa, Tinombo, Sidoan, Tinombo   Selatan, Kasimbar, Toribulu, Ampibabo, Siniu, dan Kecamatan Parigi.

Pereolehan suara  Sabar mencapai 56.640 dari 492 TPS dari jumlah TPS 855 atau sekitar 57,54 persen suara yang masuk.  Namun, tim pemenagan Sabar  masih menunggu perhitungan selesai sambil menunggu data resmi pihak KPU Parmout.

Samsurizal Tombolotutu  dalam keterangan  persnya malam tadi mengakui dalam hitungan sementara pada real count pasangan Sabar unggul. Bahkan dalam hitungan timnya, pihaknya unggul di 18 kecamatan yang ada di wilayah Parmout.

Samsurizal juga mengakui kalau kemenangan pasangan Sabar adalah kemenangan seluruh masyarakat Parmout.  Ia berjanji kalau masih terpilih akan menuntaskan  pembangunan maupun program yang belum sempat terselesaikan pada lima tahun kemarin. “Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Parmout yang masih mempercayakan kami berdua untuk memimpin kabupaten Parmout lima tahun akan datang,” tandasnya.

Pilihan Redaksi :  Reses Anggota DPRD Sulteng, Warga Parmout Minta Perbaikan Irigasi

Sementara itu, berdasarkan real count Era Baru  di sekretariat  Kelurahan Bantaya, hingga pukul 17.00 Wita, Sabar unggul dengan 46.620 suara,  disusul Amin 38.372 suara, dan Era Baru 28.109 suara.  Total suara yang masuk baru mencapai 49,24 persen.

Erwin Burase di sela-sela perhitungan suara di Sekber Era Baru mengatakan pihaknya tetap menunggu hasil perhitungan selesai dan juga akan menunggu perhitungan  resmi dari pihak KPU. Apa lagi data suara yang masuk belum seratus persen.

Erwin juga mengatakan bahwa siapa pun yang nantinya menang pada Pilukada Parmout tentunya dirinya akan memberikan ucapan selamat.

Di sekretariat Amin di Lebo terpantau  ramai dengan para pendukung.  Namun, untuk perhitungan suara, pasangan Amin memilih lebih tertutup. Namun dari informasi yang sempat didapatkan Mercusuar, tim Amin untuk sementara  mengklaim unggul.

Di Kabupaten Parigi Moutong, jumlah pemilih terdaftar sebanyak 305.281 orang, yang terdiri atas 155.930 pemilih laki-laki dan 149.351 orang pemilih perempuan, tersebar di 283 desa dan 23 kecamatan.

Pilihan Redaksi :  Reses Anggota DPRD Sulteng, Warga Parmout Minta Perbaikan Irigasi

TPS KHUSUS

Pilkada Parmout pada Rabu kemarin berjalan lancar  dan aman. Pantauan Mercusuar, Ketua KPU, Tim Desk Pilkada Parmout bersama Kementerian Dalam Negeri juga nampak  melakukan peninjauan pencoblosan di sejumlah TPS.  Seperti pada TPS yang ada di Rutan Olaya, dan Rumah Sakit Anuntaloko Parigi.

Di RS Anuntaloko Parigi ditemukan puluhan keluarga pasien yang tidak bisa menyalurkkan hak suaranya karena tidak memiliki E-KTP, ditambah juga tidak memiliki A5 untuk keterangan  pindah TPS memilih.  Bahkan informasi dari salah satu petugas TPS, ada sekitar 20 keluarga pasien yang hendak memilih namun batal karena tidak memiliki A5 atau keterangan pindah TPS.

Selain itu rombongan juga   melakukan peninjauan  di sejumlah TPS yanga ada diwilayah selatan Parmout.   Pada pukul 16.00 Wita, Kapolda Sulteng, Brigjend Pol Ermi Widyatno sempat melakukan kunjungan di salah satu TPS di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi kemudian ke Desk Pilkada di kantor Bupati Parmout.  TIA

Baca Juga