Disdik Sulteng Tegaskan Larangan Beasiswa Ganda

Firmanza Dg Parebba

BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah mengingatkan seluruh penerima Beasiswa Berani Cerdas agar tidak menerima bantuan pendidikan dari lebih dari satu program beasiswa pada waktu yang sama. Ketentuan tersebut menjadi salah satu syarat utama bagi mahasiswa yang memperoleh bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, menjelaskan bahwa mahasiswa yang dinyatakan lolos dalam lebih dari satu program beasiswa diwajibkan menentukan pilihan dan hanya menerima satu bantuan pendidikan. Kebijakan itu diterapkan untuk memastikan pemerataan manfaat program kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Menurut Firmanza, kondisi tersebut dapat terjadi karena banyak mahasiswa mendaftarkan diri pada sejumlah program beasiswa secara bersamaan. Akibatnya, saat hasil seleksi diumumkan, sebagian peserta berpotensi dinyatakan lolos di lebih dari satu program.

Ia menegaskan bahwa penerima Beasiswa Berani Cerdas harus memenuhi persyaratan tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari lembaga atau program lain. Karena itu, mahasiswa yang memperoleh kesempatan serupa dari pihak lain diminta segera menentukan pilihan yang akan diambil.

Firmanza juga mengingatkan mahasiswa yang telah menerima manfaat Beasiswa Berani Cerdas, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), namun kemudian memilih program beasiswa lain, agar segera melapor ke Sekretariat Berani Cerdas yang berada di Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah.

Pelaporan tersebut dinilai penting untuk menghindari persoalan administrasi antara perguruan tinggi, Dinas Pendidikan, dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang menangani pembayaran bantuan pendidikan. Selain itu, mahasiswa penerima beasiswa pada tahun-tahun sebelumnya yang kini tercatat sebagai penerima bantuan lain juga diminta melakukan hal yang sama.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerapkan sistem penyaluran bantuan yang lebih ketat. Saat ini pembayaran UKT tidak lagi diberikan langsung kepada mahasiswa, melainkan disalurkan melalui perguruan tinggi agar proses pengawasan lebih efektif dan transparan.

Dalam mekanisme tersebut, kampus memiliki peran penting melakukan verifikasi data penerima. Perguruan tinggi bertugas memastikan mahasiswa yang diusulkan masih aktif kuliah, memenuhi persyaratan akademik, serta tidak sedang menerima beasiswa dari program lain.

Beasiswa Berani Cerdas merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diinisiasi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido. Program ini bertujuan membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur prestasi maupun jalur afirmasi.

Melalui sistem verifikasi yang melibatkan perguruan tinggi, Dinas Pendidikan, dan Biro Kesra, pemerintah berharap penyaluran Beasiswa Berani Cerdas dapat berlangsung tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dinikmati oleh mahasiswa yang memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. UTM

Pos terkait