TONDO, MERCUSUAR – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) tahun 2026 tampil berbeda dibandingkan fakultas lainnya. Sebanyak 920 mahasiswa baru mengenakan siga dan sampolu berwarna kuning, sehingga menciptakan pemandangan khas budaya Kaili di lapangan FISIP, Kamis (30/7/2026).
Keunikan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Rektor Untad, Prof. Dr. Amar, saat mengunjungi lokasi kegiatan.
“Saya salut dengan warga FISIP. Mereka satu-satunya fakultas yang menggunakan perangkat budaya lokal. Bayangkan, kita melihat ratusan siga dan sampolu berwarna kuning memenuhi lapangan. Ini sangat mengesankan,” ujarnya.
Menurut Amar, penggunaan siga dan sampolu menjadi langkah FISIP dalam memperkenalkan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal kepada mahasiswa baru.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Itu dibuktikan FISIP dengan menonjolkan siga dan sampolu sebagai identitas budaya lokal,” katanya.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Untad, Dr. Rismawati, selaku penanggung jawab PKKMB, mengatakan penggunaan siga dan sampolu merupakan hasil kesepakatan civitas akademika FISIP sebagai identitas khas pelaksanaan PKKMB tahun ini.
Menurutnya, pada hari pertama masih ditemukan beberapa mahasiswa baru yang mengenakan siga dengan bentuk yang tidak sesuai.
“Ada sekitar tiga peserta yang menggunakan siga terlalu tinggi. Kami memakluminya pada hari pertama, tetapi pada hari kedua sudah disesuaikan,” jelasnya.
Rismawati mengatakan, FISIP sebagai fakultas yang bergerak di bidang ilmu sosial dan kemanusiaan perlu memiliki identitas yang kuat. Karena itu dipilih siga dan sampolu berwarna kuning sebagai ciri khas PKKMB FISIP.
Selain memperkenalkan budaya lokal, PKKMB juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai penghormatan terhadap sesama.
“Fakultas berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari kekerasan seksual maupun segala bentuk intoleransi. Mari bersama-sama membangun budaya kampus yang saling menghargai dan saling mendukung,” tandasnya.
Sementara itu, pada pembukaan PKKMB FISIP sehari sebelumnya, Rabu (29/7/2026), Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Drs. Moh. Irfan Mufti, M.Si., mewakili Dekan FISIP, mengingatkan para mahasiswa baru bahwa mereka merupakan peserta terpilih yang berhasil bersaing dengan ribuan pendaftar.
Ia menegaskan, mulai saat ini mereka bukan lagi siswa, melainkan mahasiswa yang memiliki tanggung jawab intelektual dan sosial sebagai agen perubahan.
“Sejalan dengan visi Universitas Tadulako menjadi institusi yang unggul, tangguh, dan adaptif, serta tema PKKMB 2026, Membangun Mahasiswa Berdampak, Berkarakter, dan Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045, kami berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. MBH







