FISIP Unismuh Kerja Sama dengan FISIPOL Unesa

Foto bersama perwakilan FISIP Unismuh Palu dan FISIPOL Unesa. FOTO: IST.

SURABAYA, MERCUSUAR – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu mulai menjalin kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kerja sama tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan benchmarking yang dilaksanakan FISIP Unismuh Palu di Provinsi Jawa Timur.

Rombongan FISIP Unismuh Palu dipimpin langsung oleh Dekan, Dr. Muhamad Dasril, S.Sos., M.Si. didampingi Wakil Dekan I Andi Famrizal, Wakil Dekan III Nurmiati, Ketua Program Studi Sosiologi Moh. Aksyar, serta Ketua Senat Fakultas Dr. Fery El Shirinja, S.Sos., M.Si.. Rombongan disambut Dekan FISIPOL Unesa, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P.

Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat, terutama untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan di antaranya program pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen sebagai dosen tamu, kolaborasi penelitian, jurnal dan publikasi ilmiah bersama, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan kerja sama antarprogram studi.

Dekan FISIP Unismuh Palu, Dr. Muhamad Dasril menyampaikan kegiatan benchmarking bukan sekadar kunjungan akademik, melainkan langkah strategis untuk membangun jejaring dengan perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik.

Ia menyebut, pengalaman dan praktik terbaik yang dimiliki FISIPOL Unesa akan menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola fakultas, pengembangan kurikulum, serta peningkatan mutu sumber daya manusia di lingkungan FISIP Unismuh Palu.

“Melalui kerja sama ini, FISIP Unismuh Palu dan FISIPOL Unesa diharapkan dapat saling mendukung dalam menciptakan inovasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat nasional,” tandas Dasril.

Sementara Dekan FISIPOL Unesa, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap, kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada rencana penandatanganan kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. */IEA

Pos terkait