MGMP Matematika Palu Latih Guru Penyusunan LKS

MGMP Matematika-d90b89f2
SAMBUTAN - Ketua MGMP Matematika Kota Palu, Luddy Bambang Sasongko MPd, saat memberikan sambutan pada pembukaan workshop penyusunan LKS kepada para guru di SMAN 4 Palu, Sabtu (9/4/2022).FOTO: RUSTAM/MS

LERE, MERCUSUAR – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kota Palu melaksanakan workshop pelatihan para guru untuk membuat Lembar Kerja Siswa (LKS). Kegiatan ini untuk menjawab tantangan bahwa guru bisa membuat LKS sendiri, tanpa membeli dari berbagai penerbit yang ada di Indonesia.

Pelatihan pembuatan LKS akan dilaksanakan sebanyak depan kali pertemuan, ini merupakan pembukaan yang dihadiri langsung Perwakilan Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan, Arifin Lapata SSi, Pengawas Pembina MGMP Matematika, Dra Hj Muriati. Pada kegiatan tersebut mereka juga mengundang sejumlah MGMP dari berbagai mate pelajaran lainnya selain Matematika.

Ketua MGMP Matematika Kota Palu, Luddy Bambang Sasongko MPd mengatakan pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan kompetensi para guru di sekolah, khususnya dalam membuat atau menyusun LKS.

“Kami melihat LKS yang selama ini dijual oleh para penerbit tidak mengakomodasi pembelajaran abad 21 yang didalamnya kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, dan kreatif, makanya kami berupaya untuk bisa membuat LKS yang mengakomodasi seluruh pembelajaran abad 21 di tambah literasinya,”katanya, Sabtu (9/4/2022).

Menurutnya sesuai pengalaman mengikuti berbagai pelatihan dan menjadi pelatih di berbagai kegiatan, menunjukkan bahwa sebagian besar guru menggunakan LKS, yang bergantung pada LKS yang diproduksi oleh orang lain, makanya pihaknya melihat kondisi ini sangat kurang produktif karena tidak mampu membuat LKS sendiri sesuai dengan metode pembelajaran yang diajarkan.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini seluruh guru bisa membuat LKS sendiri,mengapa demikian karena LKS orang lain belum tentu cocok dengan karateristik siswa kita. Sementara kalau kita bisa memproduksi sendiri LKS, kontekstualnya pasti dapat karena disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing,”terangnya.

Kedepannya jika seluruh guru sudah mahir dalam menyusun LKS, maka guru tidak akan lagi ketergantungan dengan LKS dari berbagai penerbit. Apalagi LKS buatan para guru juga lebih bisa menyesuaikan dengan kondisi para siswa di sekolah.

Sementara itu, Pengawas Pembina MGMP Matematika, Dra Hj Muriati memberikan apresiasi kepada para pengurus MGMP Matematika Kota Palu yang telah membuat pelatihan penyusunan LKS kepada para guru di sekolah. UTM

Pos terkait