SMAN 1 Palu Wajibkan Seluruh Siswa Ikuti TKA

Kepala SMAN 1 Palu, Dahlan Mohammad Saleh saat memantau para siswa yang mengikuti Gladi TKA sebagai persiapan pelaksanaan TKA Nasional mendatang, Selasa (6/10/2026). FOTO: RUSTAM/MS

BESUSU TENGAH, MERCUSUAR — SMAN 1 Palu tengah menggencarkan pelaksanaan gladi bersih sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung secara nasional mulai 26 Oktober mendatang. SMAN 1 Palu mewajibkan seluruh siswa untuk mengikuti TKA dalam meningkatkan rapor pendidikan.

Kepala SMAN 1 Palu, Dahlan Mohammad Saleh, mengatakan pihak sekolah terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk fasilitas ujian, guna memastikan pelaksanaan TKA bagi seluruh siswa kelas XII berjalan lancar. Sebanyak lima ruang ujian disiapkan untuk menampung peserta.

“Kami menggunakan lima ruang ujian. Setiap ruangan diisi oleh 16 hingga 17 siswa. Karena jumlah siswa kami cukup banyak, sekitar 500-an orang, pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga sesi secara bergantian,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).

Untuk mengatasi keterbatasan perangkat, SMAN 1 Palu melakukan sejumlah langkah antisipasi. Saat ini sekolah memiliki 45 unit komputer. Kekurangan perangkat dipenuhi dengan memaksimalkan laptop milik ruang Tata Usaha (TU), meminjam laptop guru, serta memanfaatkan perangkat yang disiapkan sebagian siswa.

Meski TKA tidak diwajibkan secara nasional, SMAN 1 Palu menetapkan kebijakan agar seluruh siswa mengikuti tes tersebut. Menurut Dahlan, keikutsertaan 100 persen menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), sekaligus menjadi tolok ukur kualitas pembelajaran di sekolah.

“Di SMAN 1 Palu, partisipasi siswa 100 persen. Semua wajib ikut. Selain sebagai bentuk persiapan siswa menghadapi seleksi masuk PTN, TKA ini menjadi tolok ukur dan dasar penilaian kualitas sekolah. Untuk mendukung pencapaian hasil maksimal, kami juga memberikan bimbingan dan pelatihan rutin setiap sore,” jelasnya.

Dahlan optimistis persiapan yang dilakukan dapat mendorong peningkatan capaian siswa dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sekolah menargetkan rata-rata nilai siswa untuk setiap mata pelajaran berada pada rentang 50 hingga 65.

“Harapan kami target nilai rata-rata 50 sampai 65 ini bisa tercapai dengan baik,” tutupnya. UTM

Pos terkait