LIPI Bersedia Bangun Kebun Raya Sigi

SIGI, MERCUSUAR – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan kesediaan membangun Kebun Raya Sigi. Untuk pembangunan jalan dan infrastruktur di dalamnya, LIPI sudah kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sehingga tidak mengganggu anggaran Pemkab Sigi.

Demikian dikatakan Kepala LIPI, Prof Dr Ir Bambang Subiyanto, M.Agr, Kamis (19/4/2018). Kata dia, LIPI mempunyai tugas mendesain bangunan infrastruktur di lokasi Kebun Raya Sigi, kemudian menentukan jenis pohon apa saja yang ditanam di Kebun Raya Sigi. Tentunya ha; tersebut kata dia, akan dikoordinasikan dengan masyarakat.

“Untuk itu, jikalau ada pohon langka atau pohon asli di daerah ini, mohon diberitahu kami, nanti kami perbanyak tanaman asli daerah ini,” ujarnya.

Hal itu kata Prof Bambang, dilakukan agar tanaman asli daerah ini tidak punah. Menurutnya, kemungkinan sekarang ini hutan itu punah, akibat ulah manusia sendiri seperti perambahan hutan cukup besar. Oleh karena itu pihaknya meminta tanaman endemik agar didata, karena hasilnya nanti akan ditinggalkan sebagai warisan untuk anak cucu.

Saat berkunjung dan bertanya kepada masyarakat setempat, Prof Bambang mengetahui, di lokasi tersebut dahulu ada pohon kelapa dan kemiri. Kami akan melihat sejarah di Sigi ini, ada tanaman apa saja yang ada di sini. Sesuai informasi, tanaman asli Sulawesi adalah kayu eboni, kalau itu yang mau ditanam, pihaknya mengatakan akan mencarikan benihnya.

“Kalau perlu nanti benihnya kita simpan di tempat kami (LIPI red.), supaya suatu saat nenek moyang atau anak cucu kita minta benih asli, kita simpan dalam keadaan masih hidup dan bisa ditanam kembali. Semua ini akan berhasil, kalau masyarakatnya mendukung kegiatan kami,” lanjutnya.

Prof Bambang juga berharap, mudah-mudahan dibangunnya kebun raya ini mempunyai dampak yang positif  kepada masyarakat, terutama tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat.

Pihaknya juga menaruh harapan, jika kebun raya sudah terbangun nanti, agar dipelihara dan dijaga. Setelah meninjau lokasi bakal Kebun Raya Sigi kata Prof Bambang, pihaknya akan mengirimkan tim teknis, di mana tim teknis ini akan melihat semua lokasi ini, kemudian dari situ dibuat desain lanskap kebun raya seperti apa, kemudian pihaknya akan berkoordinasi dengan PU dan menyerahkan DED, nanti kami kerjasama dengan Pemkab dan Dinas PUP akan dibagi tugas.

“Tugas kami selanjutnya adalah mencari jenis-jenis pohon di area yang sudah ditentukan. Kami juga akan melakukan pembibitan dan pembuatan kompos, untuk meningkatkan produksi padi petani dari 4,7 ton per hektar menjadi 8 ton per hektar. Kami akan bantu alat untuk pembuatan pupuk cair hayati,” jelasnya.

Prof Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sigi, OPD, Camat Biromaru, Kades Sidondo III dan masyarakat Sidondo I, II, III dan Sidondo IV atas dukungannya dalam rangka pembangunan Kebun Raya Sigi. Untuk memperkuat komitmen tersebut, hari ini, Jumat (20/4/2018) bertempat di aula Kantor Bupati Sigi, akan dilakukan penandatanganan kerjasama antara LIPI dan Pemkab Sigi. AJI

Pos terkait