Poros Palu-Kulawi Kembali Terhubung

  • Whatsapp
KEMBALI LANCAR - Kendaraan roda empat kembali bisa melintasi jalan poros Palu-Kulawi di Desa Omu, Kecamatan Gumbasa, Sigi yang sempat terputus akibat longsor diterjang arus Sungai Miu, Jumat (1/6/2018) sore. FOTO: MISBAH/MS

SIGI, MERCUSUAR – Jalan poros Palu-Kulawi tepatnya di Desa Omu, Kecamatan Gumbasa sempat terputus akibat diterjang banjir karena meluapnya Sungai Miu, Jumat (1/6/2018) pagi. Meski demikian sejak Sabtu (1/6/2018)siang, akses jalan tersebut sudah kembali terhubung.

Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Sigi Iptu Made Muliarsana di lokasi mengaku sejak pagi hingga siang akses jalan itu sempat mengalami kemacetan parah, karena kendaraan tidak dapat melintas, terutama roda empat.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  50 Persen Siswa SMPN 2 Sigi Divaksin

“Pengikisan jalan akibat banjir itu terjadi setelah subuh. Sekitar jam 06.00 pagi anggota bhabinkamtibmas bersama masyarakat gotong royong membuka kembali jalan secara manual, tepatnya sebelum alat berat dari pemerintah provinsi tiba,” jelas Kasat.

Lanjutnya, personil Sat Lantas Polres Sigi juga ditempatkan untuk mengatur lalu lintas, melakukan pengawalan alat berat menuju lokasi serta kerja bakti bersama TNI, Dinas PUP Sigi dan masyarakat setempat. Hasilnya, sekira pukul 14.40 Wita lalu lintas di areal longsor tersebut sudah kembali lancar dan dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Berkat kerja sama yang baik, akhirnya lalu lintas bisa kembali normal. Walau begitu, pengendara tetap harus ekstra hati-hati saat melintas, mengingat akses jalan yang ada saat ini masih bersifat darurat. Kalau perlu kurangi dulu aktivitas yang melintasi jalan ini untuk menghindarkan diri dari resiko kecelakaan lalu lintas. Jalannya masih licin dan arus sungai masih deras. Hujan juga masih mengguyur wilayah ini,” sambungnya.

Pilihan Redaksi :  Wabup Kunjungan Kerja ke Towulu

Pantauan Mercusuar, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng telah turun tangan menangani longsoran itu dengan menurunkan alat berat ke lokasi bencana. Masyarakat pun berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai guna menghindari kejadian serupa di wilayah tersebut. BAH

 

Baca Juga