SIGI, MERCUSUAR – Wargda dari sembilan desa di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, menggelar kegiatan kerja bakti secara serempak, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat semangat Pakagali Pakagaya Ngata atau gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah desa bersama sejumlah instansi di wilayah Kecamatan Dolo Selatan. Sembilan desa yang terlibat yakni Bulubete, Baluase, Walatana, Ramba, Pulu, Sambo, Rogo, Wisolo, dan Jono.
Selain pemerintah desa, kegiatan kerja bakti juga melibatkan Puskesmas Baluase, SMA Alkhairaat Bulubete, SMA Negeri 10 Sigi, SMP Negeri 26 Sigi, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dolo Selatan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin Camat Dolo Selatan, Yahya Landua didampingi para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Subbagian (Kasubag) Kantor Camat Dolo Selatan, Babinsa, serta pengampu dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sigi.
Yahya Landua mengatakan gerakan Pakagali Pakagaya Ngata merupakan langkah untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, sekaligus mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa dan instansi dalam menjaga lingkungan.
“Kami ingin memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di seluruh wilayah Dolo Selatan. Kebersihan dan kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlu adanya keterlibatan semua pihak,” ujar Yahya.
Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dipelihara sebagai salah satu modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah. Upaya tersebut dapat dimulai dari lingkungan desa, perkantoran, sekolah, hingga fasilitas pelayanan publik.
“Kami berharap gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan membangun lingkungan yang lebih baik,” katanya.
Yahya juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, unsur TNI, lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui gerakan Pakagali Pakagaya Ngata, kami berharap budaya kerja bakti dan gotong royong terus tumbuh serta menjadi kebiasaan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya. */AJI






