Anwar Hafid Sebut Bonesompe Fair Dongkrak Ekonomi Masyarakat

BONESOMPE-76e4b0fe
Anggota DPR RI Anwar Hafid saat membuka ajang Bonesompe Fair 2022. FOTO: RUSLI/MS

POSO, MERCUSUAR – Anggota DPR RI Dapil Sulteng, Anwar Hafid, secara resmi membuka ajang Bonesompe Fair 2022 Senin (5/9/2022) sore, bertempat di pelataran tanggul Boneka (Bonesompe -Kayamanya) Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso. Ajang Bonesompe Fair mendapat apresiasi khusus dari mantan Bupati Morowali itu. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus sering digelar agar lebih menggairahan ekonomi masyarakat. 

“Dengan adanya Bonesompe Fair, maka UMKM bisa ikut tumbuh dan perekonomian masyarakat bisa kembali bergairah dan meningkat. Saya bersemangat sekali untuk hadir, karena saya dengar ide dari acara ini datang dari kelompok anak muda dan Lurah Bonesompe. Ajang positif seperti ini harus terus kita dorong, agar dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ajang Bonesompe Fair yang akan berlangsung sepekan hingga 11 September 2022 itu, memang diisi oleh pameran dan atraksi seni budaya, serta aneka kuliner yang disajikan oleh masyarakat dan UMKM yang ada. 

“Jangan hanya seminggu, bila perlu kita buat sebulan kegiatan ini, agar lebih banyak lagi perputaran ekonomi yang terjadi di ajang Bonesompe Fair ini, sehingga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Anwar Hafid mengaku kehadirannya di ajang Bonesompe Fair, sama sekali tidak ada unsur politik atau berkaitan dengan kapasitas dirinya selaku anggota DPR RI. Baginya, Bonesompe merupakan daerah yang sering ia lalui saat masih SMA di Poso.

“Banyak kenangan dan nostalgia yang lahir di Bonesompe ini. Daerah ini sering saya lewati untuk menyeberang sungai waktu bersekolah lalu. Sudah saatnya Bonesompe harus kembali dihidupkan, karena wilayah ini menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi di Kabupaten Poso pada masanya,” ungkap Anwar Hafid.

Sementara itu Lurah Bonesompe, Moh. Ikbal dalam sambutannya mengatakan, dahulu Bonesompe merupakan kota metropolitan bahkan menjadi urat nadi perekonomian di Sulteng. Karenanya, ajang Bonesompe Fair diharapkan mampu kembali menggairahkan dan menghidupkan kota tua Bonesompe seperti dulu lagi. 

Selain itu, lurah juga berharap agar ajang Bonesompe Fair ini mampu memberi gambaran, bagaimana keberagaman hidup masyarakat  Bonesompe yang rukun dan damai, serta memiliki toleransi yang tinggi.

“Karena di Bonesompe ini tinggal semua etnis dan merupakan satu satunya daerah yang aman saat Poso dilanda konflik lalu, karena kerukunan dan toleransi sangat indah terjaga di wilayah ini,” tandasnya.

Iapun mengimbau, agar pasca ajang Bonesompe Fair ini ada penandatanganan prasasti, yang merupakan ikrar semua pemuda yang menolak berbagai paham radikalisme dan bentuk kekerasan di Kabupaten Poso, serta membangun Tugu Toleransi tepat di pertigaan arena Bonesompe Fair 2022.

Lurah juga meminta agar iven Bonesompe Fair yang mengusung tema ‘Merajut Rekat Membuang Sekat’ ini  bisa dijadikan iven tahunan dan masuk dalam kalender pariwisata Pemkab Poso seperti halnya ajang Festifal Danau Poso (FDP). 

Turut hadir dalam kegiatan itu, anggota DPRD Sulteng Ellen Pelealu, mantan Bupati Poso, Darmin Sigilipu, unsur Forkopimda Sulteng dan Pemkab Poso, Camat Poso Kota Utara, sejumlah anggota DPRD Poso serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Kabupaten Poso. Di akhir acara pembukaan, panitia juga menyuguhkan sajian hiburan dengan menghadirkan dua artis ibukota. ULY

Pos terkait