Bank Tanah untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Hakiki Sudrajat

POSO, MERCUSUAR – Badan Bank Tanah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, berkomitmen penuh untuk memberi manfaat ekonomi sebesar-besarnya, sebagaimana mandat yang tertuang dalam PP Nomor 64 Tahun 2021.

Badan Bank Tanah dibentuk oleh pemerintah pusat, dan diberi kewenangan untuk menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan untuk kepentingan umum, kepentingan sosial, kepentingan pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan dan reforma agraria.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pemanfaatan dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Poso pada acara Kickoff Meeting Tim Percepatan Pengelolaan Tanah & Penyerahan Lahan Hak Pengelolaan Bank Tanah di Kabupaten Poso, di salah satu resort, belum lama ini.

Hakiki menyampaikan, pemanfaatan HPL Badan Bank Tanah, salah satunya melalui program reforma agraria, akan menciptakan lapangan pekerjaan serta mendukung pemerataan ekonomi di wilayah sekitarnya.

“Reforma Agraria di Badan Bank Tanah merupakan amanah yang diberikan pemerintah pusat, sebagai bentuk pelaksanaan menata kembali tanah-tanah yang diamanahkan kepada Badan Bank Tanah. Salah satu bentuk komitmen Badan Bank Tanah terhadap pembangunan ekonomi di wilayah, adalah percepatan

sinergitas antara fungsi-fungsi pelayanan umum dan fungsi-fungsi layanan Reforma Agraria,” tutur Hakiki.

Ia mengungkapkan, Badan Bank Tanah telah menyediakan lahan seluas 1.550 Ha untuk Reforma

Agraria di Poso. Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah di Poso memiliki luas 6.648 Ha.

Pos terkait