Festival Tenun Donggala, Prodi SPI UIN Datokarama Pamerkan Khasanah Sejarah Tenun Donggala

SPI-421b2dc9
Bupati Donggala, Kasman Lassa, saat mengunjungi stan pameran Prodi SPI UIN Datokarama Palu, pada pembukaan Festival Tenun Donggala, Kamis (11/8/2022). FOTO: JEFRI/MS

DONGGALA, MERCUSUAR – Program Studi (Prodi) Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama membuka stan pameran, pada gelaran Festival Tenun Donggala, yang dilaksanakan di Kota Donggala, 11-13 Agustus 2022. Stan pameran Prodi SPI UIN Datokarama ini merupakan salah satu dari sejumlah stan pameran yang memeriahkan pelaksanaan festival tersebut. 

Sekretaris Prodi SPI UIN Datokarama, Moh. Sairin, S.Pd., MA, pada pembukaan festival tersebut, Kamis (11/8/2022) siang mengatakan, pada gelaran Festival Tenun Donggala ini, pihaknya memamerkan sejumlah foto dan arsip sejarah. Sairin menjelaskan, foto dan arsip sejarah yang dipamerkan, antara lain foto kain tenun Donggala koleksi Tropen Museum dan Suwati Kartiwa, foto alat tenun Donggala tahun 1929, foto masyarakat Donggala dan Kaili dengan balutan kain tenun Donggala di masa lalu, foto pelabuhan Donggala tempo dulu, foto tenun Donggala koleksi Intje Mawar Lasasi Abdullah, serta foto dan arsip bencana gempa bumi dan tsunami Mapaga, 15 Agustus 1968.

Menurut Sairin, keterlibatan Prodi SPI UIN Datokarama dalam pameran ini, salah satunya bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembalikan memori terkait khasanah sejarah tenun Donggala kepada masyarakat. Kata dia, tenun Donggala dengan sejarah panjangnya, menjadi warisan yang tidak ternilai harganya bagi Kabupaten Donggala.      

Pantauan wartawan media ini di lokasi pameran, stan pameran Prodi SPI UIN Datokarama ramai dikunjungi oleh tamu dan pengunjung dan masyarakat yang menghadiri pembukaan Festival Tenun Donggala. Lokasi pameran ini juga berkesempatan dikunjungi oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa, yang mengapresiasi stan pameran tersebut, sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan khasanah sejarah tenun Donggala dan sejarah Kabupaten Donggala. JEF

Pos terkait