BANGGAI, MERCUSUAR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Mujiono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Banggai, di Masjid Agung An-Nuur Luwuk, baru-baru ini.
Dalam sambutannya, Mujiono menyampaikan bahwa Maulid merupakan momentum untuk menyegarkan kembali kecintaan kepada Rasulullah, sekaligus meneladani akhlak, perjuangan, kepemimpinan, dan kasih sayang beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan keteladanan Rasul sebagai bagian dari kehidupan kita, baik dalam berkeluarga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing,” ujar Mujiono.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada KKIG yang terus menjaga kebersamaan, kekeluargaan, dan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Banggai. Menurutnya, kerukunan keluarga, paguyuban, maupun komunitas kedaerahan lainnya harus menjadi kekuatan sosial dalam membangun daerah.
Keberagaman tradisi, suku, agama, merupakan kekuatan besar yang dapat hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan dan gotong-royong.
“Inilah yang harus kita rawat, jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh,” tegasnya.
Ketua Dewan Pengurus Cabang KKIG Banggai, Kasim Moti mengatakan peringatan Maulid rutin dilaksanakan oleh perkumpulan perantau asal Gorontalo di Banggai tersebut, sebagai ekspresi kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Hal tersebut, kata Kasim, menjadi wadah untuk berkumpul, bersholawat, dan menghayati kembali keteladanan Nabi Muhammad.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Agung An-Nuur Luwuk, Asri Abasa menyampaikan apresiasi kepada KKIG Banggai, yang telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung An-Nuur Luwuk, sebagai upaya untuk memakmurkan masjid.
“Kami sampaikan terima kasih kepada KKIG karena hal ini sejalan dengan program kami, salah satunya yaitu memakmurkan masjid,” ujar Asri. TOP







