Panen Raya, Verna Apresiasi Kerja Petani

Bupati Poso, Verna Inkiriwang saat melakukan panen raya padi, di Kelurahan kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir. FOTO: IST.

POSO, MERCUSUAR – Bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang, bersama sejumlah pejabat Forkominda Kabupaten Poso menghadiri panen raya padi sawah, di wilayah Kelurahan Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir, Kamis (13/6/2024).

Kegiatan panen raya tersebut juga dihadiri para petani yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani se-kecamatan Poso Pesisir, para penyuluh dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Poso, serta para pejabat lingkup OPD Pemkab Poso.

Verna dalam sambutannya mengapresiasi kerja para petani di Kabupaten Poso, yang menurutnya telah menunjukkan dedikasi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Tanpa petani tidak akan ada panen raya, tidak akan ada hasil bumi, dan tidak akan ada kehidupan dan kemakmuran di negeri ini,” tegas Verna.

Ia juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso telah mencurahkan kepedulian dan perhatian besar, untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai bantuan. Seperti bantuan benih jagung seluas 500 hektare yang akan terdistribusi pada 28 kelompok tani di Kasiguncu, Tabalu, Betania, Masamba, Lape, Mapane, Toini, Tokorondo, Bega, Towu, Masani, Pinedapa dan Desa Saatu.

“Serta benih padi dan saprodi seluas 618 hektare, yang tersebar di 35 kelompok tani di Kasiguncu, Masamba, Mapane, Masani, pinedapa, dan Saatu,” ujar Verna.

Selanjutnya, bantuan saprodi penangkaran padi untuk kelompok tani di Desa Saatu, yaitu kelompok Teambaita seluas 10 hektare sejumlah Rp25 juta, serta bantuan alsintan pascapanen (combine harvester), serta bantuan bibit durian dan alpukat di beberapa desa dan kelompok tani di Kecamatan Poso Pesisir.

“Harapan kami, tentunya semua bantuan yang diberikan ini dapat memberi manfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya petani, baik itu untuk ditabung maupun untuk dijadikan modal pada musim tanam berikutnya,” tambah Verna.

Ia juga menekankan, Pemkab akan terus berupaya membantu masyarakat petani, bukan hanya dalam konteks level bantuan benih maupun peralatan, bahkan dalam perlindungan berupa asuransi jika situasi gagal panen, dan hal-hal yang tidak terduga jika terjadi pada para petani.

Pos terkait