TPAKD Diminta Lebih Maksimal Mendorong Inklusi Keuangan

  • Whatsapp
TPAKD-5f540488
Pj. Sekdaprov Sulteng, Rudy Dewanto, saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan serentak 10 TPAKD Kabupaten se-Sulteng, Kamis (22/9/2022). FOTO: BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDAPROV SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulteng diminta untuk lebih maksimal dalam mendorong inklusi keuangan, utamanya terkait akses permodalan ke pelaku UMKM, agar terhindar dari praktik-praktik rentenir.

Hal itu disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Dr. Rudy Dewanto, pada pengukuhan serentak 10 TPAKD Kabupaten se-Sulteng, di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (22/9/2022).

Berita Terkait

“Begitu pula agar terhindar dari praktik-praktik investasi bodong bahkan pinjaman online dengan bunga mencekik,” kata Rudi.

Pilihan Redaksi :  Delapan Pelari Kenya Siap Ikuti Equator Run 10 K di Parmout

Ia juga berharap, TPAKD dapat menjadi wadah yang berguna meningkatkan koordinasi, inovasi, sinkronisasi dan sinergitas bersama.

Dengan pengukuhan TPAKD di 10 daerah tersebut, maka keberadaan TPAKD telah lengkap di 13 Kabupaten dan Kota se-Sulteng, serta 1 TPAKD tingkat Provinsi.

Pada kesempatan itu, Pj Sekdaprov juga menyampaikan perpanjangan KUR hingga akhir tahun 2022 merupakan peluang yang tidak boleh disia-siakan, untuk memajukan bisnis UMKM.

“Potensi dana KUR yang longgar hingga akhir tahun mohon kiranya dimanfaatkan,” pesannya.

Sementara Anggota Dewan Komisioner OJK, Dr. Friderica Widyasari Dewi berharap TPAKD se-Sulteng dapat bersinergi meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.

Baca Juga