POSO, MERCUSUAR – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Poso AKBP Rentrix, memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan program pembentukan Kampung Tangguh di wilayah Kabupaten Poso.
Hal itu kata Rentrix, sesuai perintah langsung Mabes Polri untuk menciptakan satuan terkecil berbasis partisipasi masyarakat yang mampu bergotong-royong dalam penanganan Covid-19.
Seperti yang terlihat, para tiga unsur pimpinan (tripika) bersama masyarakat Desa Sintuwu Lemba, melaksanakan kegiatan pencanangan Kampung Tangguh Madago Raya tahun 2021 di wilayah Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Senin (15/2/2021).
Camat Lage, Dedriawan Talingkahu mengatakan, bahwa Desa Sintuwu Lemba tahun ini terpilih untuk ditetapkan sebagai Kampung Tangguh.
“Kita berdoa mudah-mudahan virus ini semakin menurun tingkat penyebarannya. Dan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memilih Desa Sintuwu Lemba menjadi Kampung Tangguh tahun 2021,” ucapnya.
Kapolsek Lage, IPTU. Faizyal Kadir menambahkan bahwa Kampung Tangguh ini juga bertujuan sebagai tahapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Kegiatan ini kami berharap bisa berjalan lancar, tentu atas partisipasi dan dukungan seluruh elemen baik TNI, Polri serta masyarakat. Utamanya, dengan terus memperkuat dan memberdayakan keberadaan Kampung Tangguh yang sudah berjalan,” pungkas Kapolsek Faizyal.
Dalam kegiatan itu rombongan juga menyempatkan meninjau kesiapan Posko Kampung Tangguh, dengan mengunjungi Pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pembantu desa, pertanian di kompleks pondok Pesantren Wali Songo serta tempat usaha pembuatan jamu tradisional oleh Ibu PKK. ULY