Muscab Perempuan Bangsa Morowali Momentum Perkuat Konsolidasi Kader

DPW Perempuan Bangsa Sulteng, Badriyah, S.Sos ketika membuka Muscab Perempuan Bangsa Kabupaten Morowali, Jumat Lalu. Foto: IST

BUNGKU, MERCUSUAR – Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa Kabupaten Morowali, badan otonom (banom) khusus perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam politik dan pemberdayaan masyarakat.

“Kader perempuan PKB didorong untuk memperkuat solidaritas, memperluas basis kader, dan mempersiapkan diri mengisi posisi strategis di
lembaga legislatif,” kata Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulteng, Badriyah, S.Sos kepada Mercusuar, Minggu (1/11).

Muscab Perempuan Bangsa Morowali digelar Jumat, 30 Oktober 2026 . Dalam musyawah itu Hj. Samaidar terpilih sebagai Ketua Perempuan Bangsa Morowali.

Badriyah mengatakan, sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulteng, ia mendorong kader perempuan PKB di Morowali agar tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga berani mengambil peran dalam perjuangan politik. Ia berharap Muscab tersebut dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah dan mampu merangkul seluruh kader.

“Dalam musyawarah cabang ini, saya berharap mudah-mudahan melahirkan kader-kader perempuan yang bisa menjadi contoh yang baik ke masyarakat. Saya yakin yang hadir di sini adalah perempuan-perempuan hebat dari Perempuan Bangsa Kabupaten Morowali,” katanya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan mengarahkan energi organisasi pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurut dia, kader perlu menghindari aktivitas yang tidak produktif dan lebih mengutamakan kerja nyata.

“Saya berharap musyawarah cabang ini, mudah-mudahan ketua terpilih lebih amanah ke depan, dan insyaallah bisa merangkul, jangan bergosip yang sia-sia, bekerja saja untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Ia juga menilai perempuan memiliki kapasitas besar untuk menggerakkan organisasi dan menyelesaikan berbagai pekerjaan ketika diberikan ruang dan kesempatan. Karena itu, kader Perempuan Bangsa diminta tidak ragu mengambil inisiatif serta terlibat aktif dalam kegiatan sosial maupun politik.

Badriyah menilai keterlibatan perempuan dapat memperkuat perjuangan PKB, terutama dalam mencetak kader yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan kesiapan untuk berkompetisi dalam politik elektoral.

“Jadi saya berharap di sini, mudah-mudahan di Kabupaten Morowali bisa melahirkan nanti anggota DPR dari perempuan. Bukan satu, kalau bisa dua atau tiga,” harapnya.

ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi harus menjadi hasil perjuangan kolektif, bukan semata-mata kepentingan individu. Ia mengajak seluruh kader saling mendukung dan tidak segan membangun komunikasi dengan para pemimpin maupun wakil rakyat.

“Jadi intinya, ini semua kita bekerja karena kita bersama-sama, insyaallah keberhasilannya juga kita nanti dinikmati bersama,” tuturnya.

Ia mengapresiasi kehadiran para calon pengurus dan kader dalam Muscab tersebut. Baginya, partisipasi kader yang memiliki keterlibatan dalam struktur partai menjadi modal penting untuk membangun koordinasi dan memperkuat gerakan organisasi.MAN

Pos terkait