PT Vale Dukung Penguatan Tiga Bank Sampah di Kramat Jati

PT Vale Indonesia Tbk mendukung penguatan operasional tiga bank sampah di Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menjaga kebersihan Kali Cipinang.FOTO : HUMAS PT VALE

JAKARTA, MERCUSUAR — PT Vale Indonesia Tbk mendukung penguatan operasional tiga bank sampah di Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menjaga kebersihan Kali Cipinang.

Dukungan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Gede Kelurahan Kramat Jati pada Sabtu (14/2/2026). Program ini merupakan bagian dari keterlibatan PT Vale dalam Program Peduli Kali Cipinang yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Melalui program tersebut, PT Vale berupaya memperkuat sistem pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga lingkungan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Pengelolaan sampah dari sumber diharapkan dapat mengurangi potensi sampah yang masuk ke aliran Sungai Cipinang.

Bank sampah dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemilahan, pengumpulan, serta pengelolaan sampah secara lebih terstruktur di tingkat masyarakat. Selain memberikan manfaat lingkungan, sistem bank sampah juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan sampah yang dapat didaur ulang.

Dalam Program Peduli Kali Cipinang, PT Vale ditunjuk sebagai koordinator Segmen 3 yang meliputi wilayah Halim Perdana Kusuma, Makassar, Kebon Pala, Kramat Jati, dan Kampung Dukuh di Jakarta Timur.

Sebagai koordinator, perusahaan berperan membangun kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Regulatory Affairs Specialist PT Vale sekaligus Koordinator Segmen 3, Asriani Amiruddin, mengatakan penguatan bank sampah menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kebersihan sungai melalui pengelolaan sampah di tingkat komunitas.

“Upaya menjaga kebersihan sungai harus dimulai dari pengelolaan sampah di tingkat komunitas. Dengan penguatan bank sampah, kami ingin mendorong perubahan perilaku sekaligus membangun sistem yang mampu mencegah sampah masuk ke badan sungai,” ujar Asriani.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam mendukung ekonomi sirkular, pengendalian pencemaran, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.TIN

Pos terkait