Dalam Waktu Dekat, Pelajar akan Divaksin MR

  • Whatsapp
Vaksin MR kepada pelajar-9c1bb277
PEMBUKAAN - Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A. Lamadjido didampingi Kepala Disdikbud Kota Palu, Hardi saat memukul gong sebagai tanda pembukaan Gebyar Hardiknas Kota Palu 2022, Selasa (17/5/2022) malam. FOTO: RUSTAM/MS

TANAMODINDI, MERCUSUAR –Pemerintah Kota Palu akan kembali memberikan vaksin kepada seluruh pelajar di Kota Palu mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), SD, dan SMP. Vaksin yang akan diberikan berupa vaksin Measles Rubella (MR). 

Pelaksanaan vaksin tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A. Lamadjido pada pembukaan Gebyar Hardiknas Kota Palu 2022 di Halaman Kantor Disdikbud Kota Palu. Rencananya proses vaksinasi tersebut akan dimulai pada peringatan Bulan Imunisasi Anak Nasional yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  JK Resmikan Masjid Nurul Yaqin Mamboro

“Kami meminta kepada seluruh sekolah untuk bisa mendukung program pemerintah dalam pemberian vaksin MR kepada seluruh pelajar mulai dari tingkat Paud, SD, dan SMP. Sebab vaksin tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit campak,” katanya, Selasa (17/5/2022) malam.

Ia mengatakan saat ini sudah ada pelonggaran untuk kasus Covid-19, sebab untuk Kota Palu sendiri jumlah kasus harian sudah nol, makanya pemerintah juga sudah memberikan kebebasan untuk penggunaan masker di luar ruangan. Sementara untuk didalam ruangan masih tetap harus menggunakan masker.

“Baru-baru ini kita kembali menumukan kasus campak, makanya perlu adanya dukungan agar proses vaksinasi tersebut bisa berjalan dengan lancar, sehingga nantinya Kota Palu tidak terdampak dengan penyakit tersebut. Tentunya ini juga harus bisa mendapatkan dukungan dari orang tua agar bisa memberikan izin agar anak mereka mau diberikan vaksin,”terangnya.

Pilihan Redaksi :  Menjelang Idul Adha,  Pedagang Tidak Jual Sapi dari Luar Sulawesi

Pihaknya juga masih terus menunggu kabar terbaru dari pemerintah pusat tentang proses pembelajaran 100 persen. Jika sudah ada aturan terbaru, maka pihaknya memberikan izin kepada seluruh sekolah di Kota Palu untuk bisa melaksanakan pembelajaran 100 persen.UTM

Baca Juga