Empat Bakal Calon Akan Bersaing di Pilrek Untad

  • Whatsapp

PALU, MERCUSUAR – Senat Universitas Tadulako (Untad), menetapkan empat nama bakal calon rektor yang akan bersaing dalam pemilihan rektor (pilrek) Untad periode 2019-2023, Rabu (2/5/2018). Keempat nama tersebut, masing-masing adalah Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Untad, Prof Dr Djayani Nurdin, MSi, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Prof Dr Ir Mahfudz, MP, Dekan Fakultas Pertanian, Prof Ir Zainuddin, PhD, serta Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr Muh Nur Ali, MSi.

Sebelumnya, pada 5 April lalu, panitia pemilihan rektor Untad yang diketuai oleh Prof Dr Sutarman Yodo, SH, MH, telah menyelesaikan proses tahapan penjaringan bakal calon rektor. Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon rektor, panitia menerima total empat berkas pendaftaran, yang akhirnya ditetapkan oleh Senat Untad, sebagai bakal calon rektor, pada Rabu (2/5/2018).

Pilihan Redaksi :  Masyarakat Diminta Petuhi Prokes, Gubernur: Kita Bersama Bantu Bangsa dan Negara

Berita Terkait

Selain menetapkan empat nama bakal calon rektor, Senat juga melakukan pengundian nomor urut masing-masing calon. Dari hasil pengundian tersebut, Dr Muh Nur Ali, MSi meraih nomor urut 1, Prof Dr Ir Mahfudz, MP nomor urut 2, Prof Dr Djayani Nurdin, MSi nomor urut 3, serta Prof Ir Zainuddin, PhD nomor urut 4.

Ketua Senat Untad, Prof Hasan Basri, MA, PhD, Rabu (2/5/2018) via sambungan telepon mengatakan, penetapan nama bakal calon ini sengaja dipercepat dari jadwal sebelumnya yaitu pada 7 Mei 2018, karena pada tanggal tersebut, akan pihak Untad akan fokus pada persiapan pelaksanaan ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang akan dilaksanakan pada 8 Mei mendatang.

Pilihan Redaksi :  Spesialis Pembongkar Sadel Motor Dibekuk

Lanjut Prof Hasan Basri, setelah dilakukan penetapan, Senat kemudian akan mengirimkan surat ke Menristek Dikti, terkait pelaksanaan proses penyaringan bakal calon menjadi calon tetap. Kata dia, berdasarkan Permenristek Dikti No 19 tahun 2017, proses penyaringan bakal calon ini harus dihadiri oleh pihak Kemenristek Dikti.

Proses penyaringan ini sendiri melewati dua proses, yaitu melalui rapat senat terbuka, di mana para calon menyampaikan visi misinya dan proses penyaringan bakal calon menjadi tiga calon tetap, lewat mekanisme rapat senat tertutup. Adapun proses penyaringan melalui rapat senat terbuka, di mana para calon menyampaikan visi misinya ini, sesuai tahapan, direncanakan akan dilaksanakan pada 23 Mei mendatang.

Pilihan Redaksi :  Nilai Leadership, Membentuk Pengusaha Muda

“Sesuai jadwal dan tahapan, penyampaian visi misi para bakal calon rektor rencananya akan kita gelar 23 Mei mendatang, namun jadwal ini masih tentatif, karena masih harus menunggu kepastian dari pihak Kemenristek Dikti, terkait kepastian waktu kehadiran mereka dalam proses tersebut,” jelasnya. JEF

Baca Juga