PALU, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bekerja sama dengan Forum Kemitraan Multipihak (FKPM) Sigi Hijau, melaksanakan diskusi dalam rangka pembentukan ‘Tim akselerasi ekonomi karbon Sigi dan insiasi penyusunan blueprint pengembangan komoditas karbon, di salah satu rumah makan di Palu, Jumat (14/8/2026).
Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi mengatakan perdagangan karbon merupakan isu lama, dan Sigi memiliki peluang namun selama ini belum terdampak.
“Kita tidak ngotot, tapi karena efesiensi, pembiayaan semakin kurang untuk masyarakat. Tapi kita punya potensi yang belum digerakkan,” kata Samuel.
Oleh karena itu, lanjut Samuel, tim yang dibentuk bertujuan dapat menghasilkan dokumen, yang nantinya dapat menghasilkan proposal untuk pengajuan dana karbon untuk Kabupaten Sigi.
“Nanti kita kerja sama dengan perguruan tinggi, yaitu Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Tadulako (Untad). Tentunya dengan jaringan-jaringan UGM kita bisa tembus ke pusat, dalam hal ini pendonor anggaran,” pungkas Samuel.
Sementara itu, Kabid Perekonomian, SDA, Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Sigi, Muhamad Jauhari mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 33 tahun 2023 tentang Kemitraan Multipihak dalam Implementasi Sigi Hijau, serta Surat Keputusan nomor 000.8-293 tahun 2024 tentang Tim Pelaksana Kelembagaan Multipihak Sigi Hijau Kabupaten Sigi. AJI







