PENGADAAN TANAH JALAN KE JEMBATAN LALOVE PALU, JPU Kasasi Vonis Fadel

FOTO KASASI KASUS JEMBATAN PALU V-9315f9f0
TERDAKWA Fadel H Saman usai menjalani sidang pembacaan vonis di PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu, Rabu (23/3/2022) lalu. FOTO: DOK/MS 

PALU, MERCUSUAR – JPU telah menyatakan kasasi terkait putusan (vonis) perkara Nomor: 41/Pid.Sus-TPK/2021/PN Pal tanggal 23 Maret 2022 dengan terdakwa Fadel H Saman.

Pengajuan permintaan kasasi oleh JPU, Erwin Juma SH pada Rabu 30 maret 2022.

Fadel H Saman merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi pembebasan tanah untuk akses pembuatan jalan ke Jembatan Lalove tahun 2018 di Jalan Anoa II, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, bersama Ni Nyoman Rai Rahayu dan Dharma Gunawan Mochtar.

Fadel H Saman adalah Kepala Bidang Pertanahan Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) Kota Palu. Sementara Dharma Gunawan Mochtar merupakan mantan Kepala DPRP Kota Palu dan Ni Nyoman Rai Rahayu pemilik tanah. Ketiganya didakwa JPU merugikan keuangan negara Rp2,4 miliar.

“Akta kasasinya Nomor: 5/Akta.Pid.Sus-TPK/2022/PN Pal,” ujar Humas PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu, Zaufi Amri SH pada Media ini.

BANDING

Untuk terdakwa Ni Nyoman Rahayu dan Dharma Gunawan Mochtar, keduanya serta JPU menyatakan banding terhadap putusan perkara Nomor: 42/Pid.Sus-TPK/2021/PN Pal tanggal 23 Maret 2022 dan Nomor: 40/Pid.Sus-TPK/2021/PN Pal tanggal 23 Maret 2022.

Pernyataan banding Ni Nyoman Rai Rahayu dinyatakan langsung terdakwa pada Kamis 24 Maret 2022, sedangkan JPU oleh Erwin Juma pada Rabu 30 Maret 2022. Akta banding keduanya sama Nomor: 5/Pid.Sus-TPK/2022/PN Pal.

Sementara Dharma Gunawan Mochtar pernyataan banding dinyatakan Penasehat Hukumnya, Moh Safaat pada Senin 28 Maret 2022, sedangkan JPU oleh Erwin Juma pada Rabu 30 Maret 2022.

“Akta banding keduanya (terdakwa dan JPU) Nomor: 6/Pid.Sus-TPK/2022/PN Pal,” tutup Zaufi.

VONIS

Pos terkait