PlakPlik Ngataku Bakal Gelar Kreasi Sastra MBG

PALU, MERCUSUAR – Komunitas Sastra PlakPlik Ngataku akan menggelar Kreasi Sastra Murid Bersama Guru (MBG) yang diagenakan pada 15 Agustus 2026 hingga 15 September 2026 mendatang, di dua tempat yakni Kawasan Taman Nasional dan Gedung Juang Kota Palu, dengan empat kegiatan besar, Workshop Sastra, Lomba Sastra, Kuis Sastra dan Pentas Kolaborasi Sastra.

Ketua PlakPlik Ngataku sekaligus seniman sastra senior, Dr. Agust T. Syam mengatakan Kreasi Sastra MBG merupakan kegiatan yang menggandeng Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan ruang lingkup pesertanya adalah murid dan guru se-Kota Palu, dengan tema “Merawat Merah Putih Melalui Sastra.”

“Pesertanya adalah para siswa dan guru yang berasal dari SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di Kota Palu. Ini adalah momentum untuk kita mengenali sastra, kemudian belajar memahaminya dan akhirnya akan mencintai sastra,” kata Tuaka Agust-sapaan akrabnya.

Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) tersebut menguraikan, pada kegiatan workshop sastra, pesertanya adalah guru dan siswa dengan menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman di bidang sastra, baik penulis, jurnalis, maupun para pelaku panggung. Nantinya, para siswa dan guru diajak untuk meminati karya sastra, lalu ikut menjadi bagian dari pembuatan karya sastra.

Selanjutnya, pada Lomba Satra di dalamnya ada lomba membuat cerpen dan puisi, serta lomba membaca cerpen dan puisi.

Sementara Kuis Sastra berisi lomba melanjutkan puisi, tebak karya dan tokoh sastra, kuis sastra daerah, cerdas cermat sastra, dan adu akting atau peran.

Terakhir, Pentas Kolaborasi Sasta memuat petas musikalisasi puisi dan penampilan terbaik para guru dan murid.

Agust yang merupakan lulusan program doktoral kajian budaya dan sastra dan konsen pada perkembangan sastra daerah menyebut, saat ini pihaknya telah menyebar flyer untuk pendaftaran kegiatan tersebut. Pada flyer tersebut terdapat kode QR yang dapat dipindai untuk mengetahui tata cara pendaftaran dan hal berkaitan lomba.

Menurutnya, selain memiliki nilai edukasi, kegiatan tersebut juga menyediakan hadiah menarik bagi para peserta. Berupa piagam, uang pembinaan dan hadiah lainnya.

“Setiap karya adalah cerita, dan setiap cerita adalah warisan. Sastra yang membuat semuanya terlihat indah dan abadi. Mari bergabung, menjadi pelaku sastra untuk mengabadikan segalanya,” pungkas pria yang sudah banyak memiliki karya puisi dan pentas teater itu. MBH

Pos terkait