SMPN 2 Palu Wakili Sulteng OSN Tingkat Nasional

  • Whatsapp
OSN - Kepala SMPN 2 Palu, Ninik, berfoto bersama Nuhalisa, siswa yang berhasil mewakili Sulteng, pada OSN tingkat nasional di Padang, Kamis (28/6/2018). FOTO: RUSTAM/MS

PALU, MERCUSUAR – Salah seorang siswa SMPN 2 Palu kembali membuktikan prestasinya, dengan lolos mewakili Sulteng pada Olimpiade Siswa Nasional (OSN) tingkat nasional untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Siswa tersebut bernama Nurhalisa, siswi kelas IX SMPN 2 Palu, yang dalam waktu dekat ini akan berangkat ke Padang, mewakili Sulawesi Tengah.

Berita Terkait

Di mana sebelumnya Nurhalisa telah melewati dua tahap, sebelum menuju ke tingkat nasional, masing-masing tahap pertama tingkat Kota Palu dan berhasil mewakili Kota Palu ke tingkat provinsi, dan tahap kedua di tingkat provinsi kembali berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat Nasional.

“Nurhalisa selalu mampu melewati batas nilai yang dipersyaratkan, sehingga dapat mewakili Sulawesi Tengah ke tingkat pusat nanti, pada 1 Juli 2018. Saat di tingkat kota, ia mampu mengantongi nilai sebesar 43,33, sementara di tingkat provinsi belum diumumkan besaran nilainya, namun hanya diinstruksikan untuk mewakili Sulawesi Tengah, bersama dengan siswa dari SMP Al Azhar Palu,” jelas Murniati, selaku guru pembina Nurhalisa, Kamis (28/6/2018).

Pilihan Redaksi :  Bentuk Hukum BUMD Kota Palu akan Direvisi

Nurhalisa sendiri, sejak awal sudah dipersiapkan oleh pihak sekolah, bahkan kerap diberi kesempatan belajar IPS dengan kakak kelasnya yang sudah lebih dahulu masuk ke OSN tingkat nasional. Bahkan nilai-nilainya di mata pelajaran khusus IPS, sejak kelas VII hingga kelas VIII selalu membanggakan.

“Sejak itulah pihak sekolah menilai, jika anak ini memiliki kemampuan dan layak untuk diorbitkan di setiap kompetisi mata pelajaran IPS, dan alhamdulillah tidak mengecewakan,” tambah Muniarti.

Untuk menghadapi OSN tingkat nasional kata guru mata pelajaran IPS ini, pihaknya terus mematangkan kesiapan Nurhalisa. Bahkan saat semester, pihak sekolah memberikan kesempatan kepada Nurhalisa untuk tetap fokus pada mata pelajaran IPS untuk persiapan OSN.

Pilihan Redaksi :  FISIP Unismuh Palu Luncurkan Sabtu CERIA

Begitu juga pada saat sebelum bulan puasa, dirinya diberi ruang untuk belajar dan mempersiapkan diri minimal 3 jam dalam sehari, khusus sore hari. Kini mendekati keberangkatan, pihak sekolah tidak lagi membebaninya untuk datang ke sekolah tiap sore harinya. Namun Muniarti tetap memberikan kesempatan kepada Nurhalisa untuk bertanya jika ada yang masih kurang dipahami, baik bertemu langsung, maupun lewat telpon maupun WA.

Di tempat yang sama, Nurhalisa mengaku sudah sangat siap untuk menghadapi soal-soal OSN, namun tidak menyebut target yang harus dicapai. Ia hanya menyerahkan sepenuhnya pada ketentuan Tuhan Yang Maha Esa.

“Terserah yang di atas (Allah SWT), yang penting kita berusaha, hasilnya Tuhan yang menentukan,” ujarnya merendah. UTM

Pilihan Redaksi :  Mulai Hari ini, Pembelian BBM Wajib Pakai Kupon

Sebagai pelajar, Nurhalisa mengaku memang sangat menyukai mata pelajaran IPS, terlebih Sejarah, mengingat sejarah asik dibaca dan selalu mengingatkan peristiwa-peristiwa masa lampau, bahkan terkesan membawa pembacanya ke masa itu. Namun khusus untuk Geografi, putri dari pasangan Ahmad Nurung dan Maryam Marianto ini mengaku kurang menyukai. “Saya suka sejarah, tapi kurang menyukai Geografi, Geografi terkadang bikin pusing,”ungkapnya.

Bagi Kepala SMPN 2 Palu Ninik, ini dinilai sebagai emrio prestasi besar bagi SMPN 2 Palu yang akan dikembangkan, mengingat ini sudah dua tahun berturut-turut SMPN 2 Palu mampu mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat Nasional khususnya mata pelajaran IPS.

“Insyah Allah, akan kami buat OSN tingkat internal SMPN 2 Palu, sebagai upaya pencarian bibit-bibit baru untuk menghadapi OSN berikutnya, sehingga pembinaan lebih dini kami lakukan kedepan,”ungkapnya.UTM

 

Baca Juga