Tim Mabes Polri Silaturahmi ke Ponpes Husnayain

  • Whatsapp
kunjungi Ponpes

SILAE, MERCUSUAR – Jelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Tim Mabes Polri melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Husnayain, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Jumat (3/8/2018).

Tujuan kunjungan tersebut adalah bagian dari mensosialisasikan ihwal stabilitas keamanan seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Palu, serta bersilaturahmi. Kedatangan Tim Mabes Polri yang dipimpin AKBP Sutrisno, disambut langsung oleh Ketua Ponpes Husnayain, Ustaz Firmansyah dan pengasuh Ustaz Ali Firdaus, beserta pengasuh dan para santri.

Berita Terkait

Dalam kesempatan ini, AKBP Sutrisno mengemukakan, kedatangan ke Ponpes ini murni untuk membangun tali silaturahmi, baik dengan pengasuh ponpes maupun dengan santri. Saat ini katanya, marak akan pemahaman radikalisme dan intoleransi, namun ia yakin dan percaya jika di Ponpes Husnayain, paham-paham tersebut telah dipagari dan dibentengi.

Pilihan Redaksi :  Disdikbud Palu Akan Libatkan 70 Ribu Pelajar

Ketua Ponpes Husnayain, Ustaz Firmansyah menuturkan, sikap intoleransi dan radikalisme adalah dua mata rantai yang acap menghantui kesatuan anak bangsa. Hal ini dikarenakan tidak adanya sikap saling menghormati antar individu dan kelompok.

“Makanya kami sangat tidak sepaham dan menolak paham radikalisme,” tutur pengasuh Ponpes Ustad Firmansyah.

Olehnya katanya, perlunya upaya membentengi generasi muda dari paham radikalisme, dengan memberi bekal dan pemahaman mengenai radikalisme dan intoleran serta pemahaman agama yang benar sesuai syariat Islam.

“Islam adalah agama rahmatan lillalamin yang mengedepankan toleransi dan persaudaraan,” tegas Ustad Firmansyah.

Hal senada diungkapkan Ustad Ali Firdaus, Ponpes Husnayain sangat komitmen dengan terus membangun generasi qur’ani serta menjadikan alqur’an sebagai pedoman hidup.

Pilihan Redaksi :  DPRD Sulteng Akan Telaah Laporan BPK

“Olehnya mari kita jauhi paham-paham radikalisme dan intoleransi, karena ini tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Ustaz Ali Firdaus juga menghimbau, sebaiknya majelis taklim dan pondok-pondok pesantren, mengajarkan kepada santrinya tentang pemahaman Islam yang sesungguhnya, yakni Islam yang rahmatan lilalamin, bagi semua umat manusia di muka bumi.

Ia menambahkan, jajaran ponpes sangat berterima kasih atas kunjungan Tim Mabes Polri. Mereka berharap, semoga saja hubungan dengan Polri ini tetap terjalin dengan baik, termasuk hubungan baik dengan pemerintah mulai dengan kelurahan, kecamatan, Kota Palu maupun Pemprov Sulteng.

Ponpes Husnayain juga akan mendukung langkah dan kinerja Polri serta pemerintah, dalam upaya menuykseskan Pileg dan Pilpres 2019, agar berlangsung secara aman dan damai. Sebab baginya, keamanan negara dan kesatuan bangsa, merupakan kewajiban yang harus dipertahankan oleh seluruh anak bangsa.

Pilihan Redaksi :  Jumlah Perkara Tipikor 2021 Naik

“Intinya kami menolak paham radikalisme serta mendukung terselenggaranya Pilpres 2019 yang aman dan damai, serta menjaga keutuhan NKRI. Kami juga berharap negeri ini menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” tandasnya. BOB

Baca Juga