PALU, MERCUSUAR– Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan mengejar prestasi. Hal itu turut dijalani Muhammad Adlu Zahir, siswa SMAN 1 Sausu Trans, Kabupaten Parigi Moutong, yang kini kembali tampil di panggung nasional sepak bola usia muda.
Adlu, sapaan akrabnya, saat ini tengah memperkuat Labuan Beru FC U17 yang masih berjuang pada Piala Soeratin seri Nasional. Bagi pemain kelahiran Sausu, 25 Maret 2009, penampilan tersebut menjadi pengalaman keduanya di ajang Piala Soeratin tingkat nasional.
Sebelumnya, Adlu telah merasakan atmosfer kompetisi nasional ketika membela SSB Darma Putra Tavanjuka pada Piala Soeratin Nasional. Tahun ini, kesempatan kembali datang bersama Labuan Beru FC U17.
Menariknya, perjalanan Adlu tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga bagaimana ia menjalankan aktivitas sebagai pelajar di SMAN 1 Sausu Trans. Di sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah I Made Ayub Pascima tersebut, Adlu terus menjalani pendidikan sambil mengembangkan potensinya di lapangan hijau.
Sebagai pemain, Adlu memiliki kekuatan pada kaki kiri. Karakter tersebut membuatnya lebih banyak dimainkan di posisi fullback kiri. Kemampuan bermain di sisi pertahanan menjadi bagian penting dari perannya ketika dipercaya memperkuat Labuan Beru U17 di level nasional.
Adlu merupakan putra dari pasangan Mujiono dan Neni Murni. Lahir dan tumbuh di Sausu, ia kini membawa nama sekolahnya dalam perjalanan sepak bola yang semakin luas, dari kompetisi daerah hingga panggung nasional.
Perjalanan Adlu menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Dari SMAN 1 Sausu Trans, langkahnya di sepak bola terus berkembang, kali ini bersama Labuan Beru FC U17 di Piala Soeratin 2026 zona 4 di Manado. CLG






