DONGGALA, MERCUSUAR – Kejutan terjadi pada turnamen Berani Cup Donggala 2026 setelah Rauf Junior harus tersingkir lebih awal dari persaingan. Klub asal Kelurahan Taipa tersebut gagal melangkah ke fase berikutnya usai hanya bermain imbang pada laga penentuan menghadapi Livin Mandiri FC di fase grup.
Hasil ini di luar dugaan banyak pihak. Pasalnya, Rauf Junior dikenal sebagai salah satu tim yang memiliki catatan apik di berbagai turnamen yang diikuti. Dengan diperkuat sederet pemain lokal berkualitas, tim tersebut selama ini selalu mampu menampilkan permainan maksimal dan kerap menembus babak empat besar bahkan juara.
Pelatih Rauf Junior, Agus Haci, mengaku tidak terlalu kecewa meski timnya gagal lolos dari fase grup. Menurutnya, para pemain sudah tampil baik sepanjang pertandingan, hanya saja penyelesaian akhir belum maksimal.
“Saya tak merasa kecewa karena anak-anak bermain bagus. Hanya finishing yang kurang maksimal. Soal wasit tidak ada masalah. Kalau ada kesalahan kecil wasit itu hal wajar. Saya pikir saya salah strategi. Ini lebih tepat kekeliruan dalam strategi dan taktik,” ujar Agus Haci usai laga kontra Livin Mandiri FC. CLG






