PALU, MERCUSUAR– Pelatih Kepala Berlian Tomoli, Kasmudin Mustafa, mengungkapkan rasa syukur usai timnya meraih kemenangan 2-0 dan memastikan posisi juara ketiga Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026.
“Alhamdulillah, ini sebuah pencapaian yang luar biasa. Kami bisa membuktikan amanah yang diberikan kepada tim,” ujar Kasmudin usai pertandingan, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan Berlian Tomoli tidak lepas dari kekuatan kolektif tim. Ia menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan tim, di mana segala kemungkinan bisa terjadi ketika para pemain menunjukkan kebersamaan dan kerja keras.
“Sepak bola adalah permainan tim. Kami membuktikan bahwa apapun bisa terjadi,” katanya.
Kasmudin juga mengungkapkan bahwa sejak awal, timnya tidak memasang target tinggi. Sebagai tim yang tergolong baru, Berlian Tomoli hanya ingin belajar dari tim-tim yang lebih matang dan profesional, bahkan cukup puas jika mampu menembus semifinal.
“Target awal kami hanya ingin belajar dan kalau bisa sampai semifinal saja sudah cukup. Tapi hasil ini tentu jadi kebanggaan tersendiri,” jelasnya.
Ia pun mempersembahkan capaian tersebut untuk seluruh masyarakat Parigi Moutong yang telah memberikan dukungan penuh kepada tim.
Lebih lanjut, Kasmudin menyinggung laga sebelumnya saat menghadapi Persigi yang dinilai cukup berat bagi timnya. Minimnya waktu pemulihan, ditambah kondisi pemain yang mengalami cedera serta akumulasi kartu, membuat timnya kesulitan mengimbangi permainan lawan.
“Waktu itu recovery pemain kami tidak ada jeda, sementara Persigi punya waktu dua hari. Ditambah ada pemain inti cedera dan akumulasi kartu, sehingga banyak celah yang dimanfaatkan lawan,” ungkapnya.
Dalam laga perebutan tempat ketiga, ia menyoroti peran dua pemain kunci yang menjadi pembeda. Bek kanan bernomor punggung 4 yang akrab disapa Upi tampil percaya diri meski memiliki postur kecil, sementara penyerang Abdi (nomor 11) menunjukkan semangat luar biasa dengan kerja tanpa lelah sepanjang pertandingan.
“Upi luar biasa, meski fisiknya kecil tapi tidak pernah merasa kecil. Abdi juga punya semangat yang tidak berhenti berlari sampai peluit akhir,” puji Kasmudin.
Ke depan, Kasmudin berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar Berlian Tomoli bisa dipersiapkan lebih matang, terutama jika diberi kepercayaan tampil di ajang Porprov.
“Kami akan siapkan lebih awal dan lebih matang sesuai regulasi, termasuk menyiapkan talenta muda untuk Liga 4 tahun 2027,” tegasnya.
Ia menambahkan, pencapaian ini juga menjadi pelajaran penting bagi tim, terutama dalam hal kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta menjaga semangat dan motivasi para pemain.
“Insya Allah ke depan target kami bisa masuk final dan bersaing untuk posisi pertama,” tutup Kasmudin. CLG






