PALU, MERCUSUAR – SMP Al-Azhar Mandiri Palu mencatat nilai rata-rata terbaik hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, yang diikuti sebanyak 52 SMP negeri dan swasta dengan total 4.925 murid se-Kota Palu.
Kepala SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Yuniarti H. Tunekon, M.Pd., Gr. menyebut setelah melihat hasil TKA yang ada pada laman web Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, pihaknya lalu membuat indeks untuk melihat rata-rata nilai dari setiap hasil literasi dan numerasi.
Dari indeks tersebut, pihak sekolah lalu langsung dapat memetakan para murid yang mendapat penilaian istimewa, baik, memadai dan kurang. Hasilnya, SMP Al-Azhar Mandiri Palu dengan jumlah murid 189 orang memeroleh nilai rata-rata Matematika 60,55 dan nilai rata-rata Bahasa Indonesia 82,59, total rata-rata TKA 71,57.
“Alhamdulillah, dari hasil rata-rata tersebut kami bisa memperoleh nilai tertinggi,” kata Yuniarti, di ruang kerjanya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Yuniarti, tujuan utama pemeringkatan tersebut adalah untuk menjadi motivasi bagi pihaknya, baik guru maupun anak-anak, bahwa program pembelajaran yang telah dilaksanakan selama ini tidak sia-sia. Selain itu, dapat menjadi batu pihakan untuk memasang target lebih tinggi ke depannya.
“Nilai ini bisa jadi dasar bagi kami, bahwa apa yang sudah dilakukan sebelumnya ada beberapa part yang perlu dievaluasi dan diperbaiki lagi ke depannya, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal dari apa yang diperoleh sekarang,” tuturnya.
Yuniarti menyebut tantangan yang dihadapi ke depan semakin besar, yakni terus meningkatkan kualitas dan keberhasilan yang telah diraih oleh sekolah yang dipimpinnya. Namun, ia mengaku optimistis, karena selalu mendapat dukungan tim yang solid dan berkomitmen penuh pada hal tersebut.
“Tantangannya besar sekali, karena dengan nilai TKA ini berarti tahun depan harus naik lagi, minimal tidak turun. Kalau tahun ini ada yang kurang akan jadi catatan, tahun depan tidak boleh lagi ada yang kurang. Alhamdulillah, saya didampingi teman-teman yang penuh komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keberhasilan,” tuturnya lagi.
Selain itu, Yuniarti menegaskan, keberhasilan dalam setiap program bukan merupakan hasil kerja pihak sekolah sendirian. Tetapi, hasil dari kuatnya kolaborasi yang terjalin antara pihak sekolah bersama Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, para orang tua, serta para murid.
“Kolaborasi antara yayasan, sekolah, guru, orang tua dan murid itu luar biasa. Kami berterima kasih kepada orang tua, karena apapun program sekolah mereka tidak pernah mengeluh. Kami bahagia karena orang tua percaya pada kami dalam mendidik anak-anak,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, Abd. Basit Arsyad menegaskan hasil pemeringkatan nilai rata-rata TKA tersebut menunjukkan berhasil tidaknya sebuah satuan pendidikan, dalam menjalankan program-program akademik.
“Karena mengukur kualitas atau keberhasilan satuan pendidikan dapat dilihat dari nilai rata-ratanya, bukan nilai tertinggi per orang,” tegas Abd. Basit. IEA






